Berita Solo

Kampung Batik Kauman Solo Makin Banyak Wisatawan, Pengurus Minta Kantong Parkir Diperbanyak

Alun-Alun Selatan setelah revitalisasi tidak bisa lagi dipergunakan untuk parkir. Padahal, tempat ini selalu jadi andalan para wisatawan

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Rifatun Nadhiroh
TRIBUNSOLO.COM/Ahmad Syarifudin
Suasana di Kampung Batik Kauman. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Alun-Alun Selatan setelah revitalisasi tidak bisa lagi dipergunakan untuk parkir.

Padahal, tempat ini selalu jadi andalan para wisatawan terutama yang menggunakan bus besar.

Sebelumnya Alun-Alun Selatan bisa menampung sekitar 50 bus besar.

Pengurus Kampung Wisata Batik Kauman Solo Gunawan Setiawan mengusulkan agar diperbanyak kantong parkir lain meski hanya kecil-kecil.

“Kantong parkir dibanyakin. Parkir di jalan dibikin semakin nyaman ditata semakin bagus,” ungkapnya saat ditemui Rabu (2/10/2024).

Baca juga: Sosok Retno Lawiyani Seniman Tatah Sungging dan Koordinator Kampung Wayang Kepuhsari Wonogiri

Dengan hilangnya kantong parkir ini, satu-satunya yang kini diandalkan berdekatan dengan Kampung Batik Kauman adalah Benteng Vastenburg.

Ada pula Eks-Pasar Kabangan yang sebentar lagi akan dibangun namun agak jauh.

Lahan ini nantinya akan banyak menopang kebutuhan parkir Kampung Batik Laweyan.

“Ada kantong parkir besar di Benteng. Laweyan di Pasar Seng,” tuturnya.

Ia menyarankan agar tidak memusatkan parkir hanya pada satu titik.

Kantong parkir bisa disebar ke beberapa titik yang berdekatan dengan destinasi wisata.

“Tapi ada kantong parkir yang bisa muat 2-3 bus. Tidak semua sentral satu titik,” jelasnya.

Selain itu, untuk kantong parkir besar ia mengusulkan adanya semacam kendaraan yang dipergunakan untuk shuttle dari kantong parkir menuju destinasi wisata.

Baca juga: Ada Mobil Travel Parkir di Jalan Layang Purwosari, Dishub Kota Solo Tegaskan Larangan Parkir Menetap

“Sentral itu harus ada feeder yang menarik, mobil listrik, becak, andong. Feedernya harus menarik kan wisata. Memang didesain untuk wisata,” terangnya.

Kantong parkir untuk bus besar ini menjadi pangsa pasar paling besar wisata di Kota Solo.

Dengan demikian harus dipikirkan lalu lintasnya agar mereka nyaman berwisata.

“Wisatawan dari luar paling banyak bus. Kalau elf, hi-ace bisa masuk ke titik-titik pintu sentra masing-masing,” jelasnya.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved