Berita Boyolali
Kader PKS Boyolali Pecahkan Rekor Sebagai Wakil Ketua DPRD Terlama
Kader PKS Boyolali, Fuadi pecahkan rekor sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Boyolali terlama usai empat periode menjabat.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Andreas Chris Febrianto
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Pimpinan DPRD Boyolali dilantik, Rabu (9/10/2024). Ketuanya, Susetya Kusuma Dwi Hartanta dari Fraksi PDI P yang memperoleh suara terbanyak.
Sementara tiga wakilnya antara lain, Nur Arifin dari Fraksi PKS, Fuadi dari Fraksi Golkar, dan Aziz Aminudin dari Fraksi Kebangkitan Indonesia Raya.
Pelantikan pimpinan dewan Boyolali ini bisa jadi memecahkan rekor. Diantara 4 pimpinan Dewan itu, Fuadi lah yang paling lama menduduki kursi pimpinan.
Ketua DPRD Susetya Kusuma Dwi Hartanta dari PDI P, Nur Arifin dari PKS dan Aziz Aminudin dari Gerindra baru pertama kali ini menduduki kursi pimpinan Dewan.
Fuadi dilantik sebagai wakil ketua DPRD untuk periode yang ke empat. Sehingga dari lima periode karirnya sebagai dewan, hanya satu periode saja Fuadi sebagai anggota. Fuadi tercatat sebagai anggota DPRD sejak tahun 2004.
Setelah lima tahun, Fuadi kembali terpilih sebagai anggota legislatif pada 2009. Dalam pembentukan alat kelengkapan dewan kala itu, Fuadi untuk pertama kalinya duduk di kursi Pimpinan. Dia pun berkomitmen untuk mewujudkan Boyolali yang lebih baik lagi.
"Lebih baik, lebih maju lagi," jelasnya.
Baca juga: Pimpinan Dewan Boyolali Terbentuk, Ketua DPC PDI P Jadi Ketua DPRD Boyolali
Untuk menjadi pimpinan memang tak mudah. Dalam aturan yang tak tertulis, peraih suara terbanyak dalam satu partai yang akan direkomendasikan sebagai ketua. Fuadi pun membagikan kiat-kiatnya, sebagai wakil ketua DPRD yang mewakili partai Golkar Boyolali.
"Selalu baik dengan rakyat. Nyah-nyoh (tidak pelit)," kata Fuadi.
Dia pun berkomitmen untuk mewujudkan Boyolali yang lebih baik lagi. Meski memiliki keterbatasan anggaran, namun pihaknya sudah punya rencana untuk mengakses anggaran dari pusat lebih banyak.
Tak hanya untuk pembangunan fisik, melainkan juga untuk meningkatkan kejahteraan masyarakat, UMKM hingga pasokan air bersih untuk wilayah Boyolali utara.
"Untuk ke depan, air bersih untuk wilayah Boyolali sudah bisa teratasi. Kami sudah mendapatkan sumber-sumber air bersih untuk menyuplai Boyolali," pungkas Fuadi.
(*)
| ALASAN Sopir Pikap Divonis 8 Bulan Bui Pasca Buat Petani Tewas Terlempar di Boyolali, Dianggap Lalai |
|
|---|
| Sopir dalam Insiden Laka Mobil Pikap Sayur di Selo Boyolali Divonis 8 Bulan Penjara |
|
|---|
| 3 Fakta Menghitamnya Sungai di Sambi Boyolali, Pelaku Pembuang Limbah yang Cemari Diminta Bertobat |
|
|---|
| Diduga Tercemar Limbah, Sungai di Sambi Boyolali Keruh Hitam dan Berbau |
|
|---|
| Warga di Dua Desa Boyolali Resah, Sungai yang Biasa Mereka Gunakan Tercemar Limbah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Fuadi-Wakil-Ketua-DPRD-Boyolali-Terlama.jpg)