Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Paman Rudapaksa Ponakan di Solo

MODUS Paman Rudapaksa Ponakan dan 3 Anak Lain di Pasar Kliwon Solo, Kelabui dengan Ajak Jalan-jalan

Selain ponakannya sendiri, Y juga melecehkan 3 anak dibawah umur lainnya, sehingga total korbannya ada 4 anak.

|
thodonal
Ilustrasi pelecehan seksual 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Modus seorang paman yang tinggal di Pasar Kliwon, Solo berinisial Y yang merudapaksa ponakannya sendiri dan 3 anak dibawah umur lainnya terkuak.

Y tega memperkosa keponakannya B1 yang berusia 16 tahun selama 4 tahun dari 2020 hingga 2024 hingga hamil.

Kapolresta Solo Kombes Pol Iwan Saktiadi, menjelaskan bagaimana pelaku melecehkan keponakannya.

“Korban telah mengalami pelecehan di bawah paksaan dari tahun 2020 sampai dengan 2024. Terakhir dilakukan bulan Juli. Pada saat laporan penyelidikan dimulai korban sudah dalam keadaan hamil,” ungkap Kapolresta Solo Kombes Pol Iwan Saktiadi, Kamis (17/10/2024).

Baca juga: Fenomena Kos Short Time di Klaten Jateng, Sudah Diberi Peringatan Sejak Lama, Tapi Diabaikan

Y juga melecehkan 3 anak dibawah umur lainnya, sehingga total korbannya ada 4 anak.

Selain dengan B1, ada pula B2 (16), B3 (13) dan B4 (13) yang juga ikut menjadi korban.

Selama 4 tahun tindakan korban tidak ada yang tahu karena korban B1 diancam akan dianiaya.

Hal ini diketahui setelah pihak kepolisian mendapati korban ketakutan.

"Terbukti waktu kami melakukan pemeriksaan korban betul-betul ketakutan atas hal yang telah menimpanya,"

 Baca juga: Ayah di Wonosobo Rudapaksa Anak hingga Hamil, Dilakukan Berbulan-bulan, Terkuak Gegara Sakit Perut

"Nanti kalau melaporkan akan dianiaya dan sebagainya,” jelas Kombes Pol Iwan.

Namun, Y tidak mengakui adanya ancaman ini.

Ia mengaku hanya mengajak korban.

“Yang pasti saya mengajak. Biasa ayo. Tidak mengatakan apa-apa. Tidak mengancam. Saya ajak gitu aja,” terang Y.

Sedangkan dengan B2 dan B3 ia mengelabuhi korban dengan mengajak jalan-jalan. Lalu ia melecehkan kedua korban.

“Cuma saya ajak jalan-jalan. Kenal. Saat lewat ikut ya ayo ikut,” jelasnya.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved