Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Kuliner Sukoharjo

5 Rekomendasi Kuliner Enak di Sukoharjo : Mulai dari Soto, Mie Ayam hingga Pecel

Berwisata ke Kabupaten Sukoharjo belum afdhol kalau belum merasakan nikmatnya kulinernya.

TRIBUNSOLO.COM/ANANG MA'RUF
Soto Gerabah Mbah Min, Sidorejo, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo. 

Dia juga menjelaskan, mie ayam bakar miliknya mempunyai komposisi yang sama seperti mie ayam pada umumnya.

Yakni mie dan taburan daging ayam. Hanya memang proses pembuatannya berbeda.

"Prosesnya sama sebetulnya, hanya saja setelah direbus khusus mie ayam bakar ada proses tambahan yakni mie dibungkus daun pisang dan lalu dibakar," ucapnya.

Menurutnya, walaupun prosesnya sedikit lebih panjang dari pembuatan mie ayam biasa tapi rasa dan tekstur pada mie ayam ini tidak rusak.

"Pastinya kami memilih mie yang bagus, sehingga walaupun sudah direbus dan dibakar, tidak akan rusak bentuknya," terangnya.

Selain itu, dari segi daging ayam tersebut Dias tidak sembarang memproses masakannya.

Saat disantap, bumbu rempah terasa mendominasi lidah.

Ada tiga varian rasa dalam mie ayam bakar yaitu original, rempah dan rendang.

Bila original akan kurangi kadar rempahnya.

4. Warung Ekstrim Boy '83

Pecinta pedas wajib coba Warung Ekstrim Boy '83, dengan sambal belut yang bisa memanjakan lidah pembelinya. 

Warung Ekstrim Boy '83 terletak di Jalan Diponegoro Kecamatan Mojolaban, Desa Plumbon Kabupaten Sukoharjo. 

Warung Esktrim Boy '83, tempat makan pinggir Sawah di Sukoharjo dengan menu andalan Sambal Belut.
Warung Esktrim Boy '83, tempat makan pinggir Sawah di Sukoharjo dengan menu andalan Sambal Belut. (TribunSolo.com/ Anang Ma'ruf)

2 km dari kota Solo, warung Ekstrim Boy '83 sambal belut sempat viral di tahun 2018. 

Namun, meski tak viral seperti sedia kala, sambal belut saat ini masih di banjiri pembeli setiap paginya. 

Pantauan, TribunSolo.com warung ekstrim Boy '83 mempunyai cita rasa yang berbeda dan suasana warung di pinggir sawah menjadikan warung ini salah satu kuliner di Sukoharjo yang ramai peminat. 

Pemilik Warung Ekstrim Boy '83, Eko Agus Wijayanto (40) menuturkan  usaha yang ia rintis bersama keluarga bermula dari coba-coba.

Tempat ini mulai buka pukul sekitar 10 pagi namun biasanya jam 8 atau jam 9 sudah ada yang mengantri. 

5. Menikmati Mie Ayam Pak Wondo dekat Embung Pengantin Wirun

Mie Ayam Pak Wondo berlokasi di tepi Embung Pengantin Wirun, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo

Tempat kuliner ini diketahui dirintis sejak tahun 1990an.

Pada awal merintis usaha mie ayam, satu porsinya hanya dijual seharga Rp 300,00.

Mie Ayam Pak Wondo dengan Suasana Embung Pengantin Wirun.
Mie Ayam Pak Wondo dengan Suasana Embung Pengantin Wirun. (Tribun Solo / Anang Maruf)

Pemilik warung Mie Ayam, Wondo (58) mengatakan jualannya dulu bermula di daerah Baturan, Colomadu. 

"Dulu saya jualan pertama di Colomadu karena dulu saya tinggal disana," ucap Wondo. 

Hingga akhirnya pada Tahun 2022 Wondo pindah lokasi di Embung Pengantin Wirun, Mojolaban, Sukoharjo.

Mie ayam pak wondo mempunyai cita rasa yang khas, dengan daging ayamnya yang banyak. 

Selain itu bisa menikmati embung pengantin yang berada di kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo

Menikmati mie ayam ini cocok saat sore hari bersama keluarga dengan pemandangan Embung Pengantin Wirun.

Mie Ayam Pak Wondo buka pukul 12.00 WIB hingga habis, tempat  di samping embung pengantin Wirun, Kec. Mojolaban, Kab Sukoharjo.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved