Breaking News
Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Tanggul di Sragen Ambrol

Dipasang Garis Polisi, Warga Diminta Tak Mendekat ke Lokasi Tanggul Ambrol di Sragen

Polisi memasang garis polisi di lokasi ambrolnya tanggul. Ini diharapkan agar warga tak mendekat lantaran bahaya.

Istimewa
Pemasangan garis polisi di sekitar jembatan yang menghubungkan Jawa Tengah dan Jawa Timur usai tanggul ambrol. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Warga diimbau untuk tidak mendekati lokasi ambrolnya tanggul sungai di dekat jembatan penghubung Jawa Tengah dan Jawa Timur di Desa Jambeyan, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen.

Hal itu dikarenakan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, mengingat saat ini mulai memasuki musim hujan.

Yang mana, derasnya arus sungai yang mengalir di sungai tersebut, dikhawatirkan menggerus tanah fondasi jalan dan jembatan.

Kapolres Sragen, AKBP Petrus Parningotan Silalahi melalui Kapolsek Gondang, AKP Joko Widodo mengatakan saat ini pihaknya sudah memasang garis polisi di sekitar lokasi ambrolnya tanggul.

"Upaya yang dilakukan yakni dengan memasang garis polisi, lokasi tanggul jembatan ambrol masuk wilayah Desa Jambeyan, Kecamatan Sambirejo, dan hal ini sudah dikoordinasikan dengan Kapolsek Sambirejo," ujarnya kepada TribunSolo.com, Rabu (4/12/2024).

Tak hanya itu, menurut AKP Joko, di sekitar lokasi jembatan kondisinya juga gelap.

Baca juga: PENYEBAB Tanggul Dekat Jembatan Penghubung Jateng-Jatim di Sragen Ambrol, Gara-gara Diterjang Banjir

Lantaran tidak adanya lampu penerangan jalan di sekitar jembatan.

Selain itu, ia juga memberi imbauan kepada pemilik warung sekitar lokasi kejadian, agar turut mengingatkan warga agar tidak mendekati lokasi kejadian.

Lantaran, saat kejadian terjadi, beberapa warga ada yang menyaksikan secara langsung ambrolnya tanggul sungai tersebut.

Bahkan, ada yang sempat mendokumentasikan kejadian tersebut.

"Sekira pukul 13.00 WIB, aliran sungai Sawur terdengar gemuruh suara banjir, sehingga masyarakat yang berada di warung samping jembatan pada keluar untuk melihat banjir," terangnya.

"Dan masyarakat yang melintas di jembatan juga berhenti untuk melihat dari atas jembatan, lalu ada yang mendokumentasikan kejadian tanggul ambrol," pungkasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved