Tanggul di Sragen Ambrol
KRONOLOGI Tanggul Dekat Jembatan Penghubung Jateng-Jatim di Sragen Ambrol, Warga Dengar Gemuruh
Warga mendengar suara gemuruh dari arah sungai, yang menandakan datangnya banjir di Sungai Sawur.
Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari
TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Berikut ini kronologi dari ambrolnya tanggul di dekat jembatan penghubung Jawa Tengah dan Jawa Timur yang berada di wilayah Desa Jambeyan, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen.
Tanggul tersebut diketahui longsor pada Senin (2/12/2024) malam.
Adapun diduga ambrolnya tanggul ini tak lepas dampak dari jebolnya Bendung Winong di Desa Tunggul, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen pada Sabtu (23/11/2024).
Kapolres Sragen, AKBP Petrus Parningotan Silalahi melalui Kapolsek Gondang, AKP Joko Widodo mengatakan tanggul dekat jembatan longsor usai diterjang banjir Sungai Sawur.
"Tanggul tersebut longsor diakibatkan derasnya arus Sungai Sawur dari Gunung Lawu, diketahui Sungai tersebut merupakan sungai tempuran," katanya kepada TribunSolo.com, Rabu (4/12/2024).
Baca juga: Suporter Persis Solo Tuntut 3 Nama Keluar Manajemen, 2 Nama Sudah Tak Menjabat saat Demo, Kok Bisa?

AKP Joko menambahkan tanggul sungai yang longsor memiliki lebar sekitar 30 meter dengan ketinggian 8 meter dari dasar sungai.
Ia menerangkan kejadian tersebut awalnya diketahui oleh warga yang sedang berada di warung dekat jembatan.
Warga tersebut mendengar suara gemuruh dari arah sungai, yang menandakan datangnya banjir di Sungai Sawur.
"Kemudian mereka keluar dari warung untuk melihat banjir, saat kejadian di lokasi dalam keadaan tidak hujan, dan masyarakat yang melintas di jembatan juga berhenti untuk melihat dari atas jembatan," jelasnya.
"Saat kejadian ada beberapa masyarakat yang mendokumentasikan kejadian tanggul ambrol," sambungnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.