Perkara di PN Solo

Sampai Desember 2024, PN Solo Sidangkan 690 Perkara, Mayoritas Pidana Umum 

Ada ratusan kasus yang disindangkan di PN Solo. Kasus ini tercatat dari Januari hingga Desember.

TribunSolo.com/Andreas Chris
Pengadilan Negeri (PN) Solo. 

"Bisa, tapi jangan minggu ini nggih. Kebetulan saya lagi DL (Dinas Luar) acara MA (Mahkamah Agung)," terang Bambang saat dimintai konfirmasi.

Baca juga: Terungkap, Ada 2 Anak di Bawah Umur di Solo Terjerat Kasus Narkoba, Sudah Disidangkan di PN Solo 

Sedangkan dua perkara anak berhadapan dengan hukum lainnya yang ditangani di PN Solo sepanjang tahun 2024 kali ini adalah perkara Perlindungan Anak dengan registrasi nomor 2/Pid.Sus.Anak/2024/PN Skt dan perkara pencurian dengan registrasi nomor 4/Pid.Sus.Anak/2024/PN Skt.

Menanggapi adanya anak berhadapan dengan hukum terkait perkara penyalahgunaan narkotika, Ketua Komnas Perlindungan Anak Kota Solo, Dhony Fajar Fauzi mengungkapkan bahwa apa yang terjadi ini harus menjadi perhatian khusus bagi semua pihak.

Bukan tanpa alasan, menilik dari catatan perkara di PN Solo sepanjang tahun 2024, 80 persen perkara pidana umum juga terkait penyalahgunaan narkotika. Dan dua perkara pidana anak dari total 4 perkara juga merupakan kasus penyalahgunaan narkotika.

"Kalau penilaian saya secara pribadi, tapi ini bukan harapan. Saya ada keyakinan, (penyalahgunaan narkotika di usia anak) ini ada kemungkinan kenaikan," ujar Dhony saat dikonfirmasi TribunSolo.com.

Meski belum diketahui jenis narkotika apa yang disalahgunakan oleh kedua anak yang berhadapan dengan hukum di PN Solo sepanjang tahun 2024 ini. Dhony menduga pintu awal terpengaruhnya anak di bawah umur tersebut terjerat narkotika adalah melalui pergaulan yang lekat dengan konsumsi rokok.

"Karena pintu masuknya sesuatu yang terlarang seperti narkotika dari pengamatan kami itu dari rokok. Apalagi ada jenis narkotika yang cara penggunaannya seperti rokok yakni dihisap. Kalau regulasi rokok tidak diperketat, hal itu bisa menjadi pintu penyebaran penyalahgunaan narkotika," pungkasnya.

Oleh karena itu, Dhony sangat menaruh harapan kepada semua pihak baik pemerintah daerah maupun lingkup terdekat anak-anak yakni keluarga bisa menjadi garda pelindung bagi para penerus bangsa tersebut. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved