Mahasiswa Tusuk Teman di Kadipiro Solo
Bermula Tantangan Duel, Mahasiswa Tusuk Teman di Kawasan Kadipiro Solo
Seorang mahasiswa salah satu universitas swasta di Kota Solo berinisial Ar (18) nekat menusuk teman sekelasnya pada Kamis (5/12/2024)
Penulis: Andreas Chris Febrianto | Editor: Putradi Pamungkas
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Seorang mahasiswa salah satu universitas swasta di Kota Solo berinisial Ar (18) nekat menusuk teman sekelasnya pada Kamis (5/12/2024) malam.
Pelaku yang merupakan warga Lampung tersebut nekat menusuk korban lantaran emosi sesaat.
Kapolresta Solo Kombes Iwan Saktiadi melalui Kasat Reskrim Polresta Solo Kompol Ismanto Yuwono menjelaskan awal peristiwa penusukan bermula saat korban yang berinisial MD (18) warga Merapen, Kabupaten Pangkal Pinang main ke salah satu indekos yang tak jauh dari kampusnya.
Sesaat sesampainya di indekos tersebut, korban sempat melirik ke salah satu kamar yang berisi pelaku yang tengah bersama kekasihnya.
"Dimana pelaku menegur korban. Teguran itu ternyata membuat korban tersinggung," terang Ismanto saat dihubungi, Jumat (6/12/2024) siang.
Usai kejadian tersebut, korban pun mengirim pesan singkat kepada pelaku untuk menantang duel. Korban mengetahui nomor ponsel pelaku karena kebetulan keduanya merupakan teman sekelas.
Tantangan itu disambut oleh pelaku dan keduanya janji untuk berduel di depan sebuah ruko di kawasan Kampung Bayanz Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari Solo pada Kamis malam.
"Tanpa pikir panjang, pelaku mengiyakan tantangan duel tersebut pelaku sendiri datang terlebih dahulu. Kemudian tidak lama korban datang bersama dengan tiga temannya," urai Ismanto.
"Saat korban hendak mendatangi pelaku dia langsung menusuk korban ke arah dada setelah itu pelaku kabur," lanjut dia.
Baca juga: Kasus Pembunuhan Janda Muda Wonogiri, Terdakwa dan JPU Sama-sama Ajukan Banding
Atas insiden tersebut, korban langsung dibawa ke RSUD Ibu Fatmawati Soekarno Ngipang, Banjarsari untuk mendapatkan perawatan.
Sementara itu, rekan-rekan korban melaporkan insiden penusukan tersebut kepada pihak kepolisian.
Atas laporan tersebut, pihak kepolisian langsung bertindak dengan melakukan pengejaran terhadap pelaku yang akhirnya bisa diamankan saat hendak kabur kembali ke kampung halamannya.
"Pelaku sendiri berhasil diamankan di kosnya, saat ditangkap pelaku sudah berupaya kabur karena semua pakaian dan keperluan pribadinya telah dikemasi," kata dia.
Selain pelaku, petugas kepolisian juga mengamankan pisau yang digunakan untuk menusuk korban yang telah dibuang pelaku di salah satu sungai tak jauh dari lokasi kejadian.
"Pisau sudah kita amankan dan masih ada bercak darah dari korban," lanjut Ismanto.
Disinggung soal kondisi korban, Ismanto menjelaskan saat ini MD telah membaik dan masih dalam perawatan di rumah sakit.
"Untuk luka tusukan sendiri tidak mengenai organ vital," pungkasnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ilustrasi-penusukanpenikaman.jpg)