Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

RS di Sragen Menunggak Bayar Darah

Soal RS Nunggak Pembayaran Darah, PMI Sragen Sebut Pernah Lakukan Penagihan hingga Kirim Surat

PMI Sragen mengakui soal fenomena menunggak pembayaran darah adalah hal biasa.

Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM/SEPTIANA AYU LESTARI dan TRIBUN JABAR
Kasus rumah sakit di Sragen menunggak pembayaran darah ke PMI. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Temuan anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sragen, Alex Fitroh Hadi Pornomo soal banyak rumah sakit di Sragen menunggak membayar darah, mendapatkan tanggapan dari PMI Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

PMI Sragen mengakui soal fenomena menunggak pembayaran darah adalah hal biasa.

Bahkan, pihak palang merah menyebut mereka pernah melakukan penagihan hingga surat peringatan kepada rumah sakit bersangkutan.

Baca juga: UMK Solo 2025 Berpotensi Naik 6,5 Persen, Ingat Bakal Ada Pungutan Tambahan Opsen Pajak Kendaraan

Adapun temuan rumah sakit menunggak pembayaran daerah terkuak setelah Alex mendatangi kantor PMI Kabupaten Sragen pada Kamis (12/12/2024).

"Saya minta klarifikasi langsung ke pihak PMI Sragen, ternyata desas-desus isu itu benar, di data ada beberapa rumah sakit yang nunggak klaim BPJS pembayaran darah di PMI, nilainya cukup besar," ujarnya saat dihubungi TribunSolo.com, Jumat (13/12/2024).

Dari temuan anggota DPRD ini, pihak yang menunggak pembayaran darah tidak hanya rumah sakit swasta.

Melainkan, dua RSUD Sragen milik Pemkab Sragen juga menunggak pembayaran, namun dengan nilai yang tidak banyak.

Baca juga: RS di Sragen Nunggak Pembayaran Darah Berbarengan Isu Dualisme, PMI Sragen Tidak Ambil Pusing

Rumah sakit yang menunggak pembayaran paling bayak adalah Rumah Sakit Amal Sehat, yang belum membayar darah mulai dari Bulan Mei hingga November 2024.

Selama 7 bulan tersebut, RS Amal Sehat menunggak pembayaran darah sebanyak Rp 405.720.000.

"Selanjutnya, Rumah Sakit Umum Mardi Lestari Sragen, menunggak dari Bulan Mei sampai November 2024, total tunggakan Rp 145.040.000," jelasnya.

"Kemudian, RSU Sarila Husada menunggak pembayaran darah selama 2 bulan, yakni Oktober dan November, totalnya Rp 40.050.000," sambungnya.

Lanjutnya, ada 3 rumah sakit yang belum melakukan pembayaran darah ke PMI di bulan November, yakni RSI Assalam (Rp 10.290.000), RSUD Sukowati Tangen (Rp 12.740.000), RSUD Sragen (Rp 343.350.000).

Baca juga: Indikasi RS Nunggak Bayar Darah ke PMI Diungkap Anggota DPRD Sragen, Berawal dari Desas-desus

"Jumlah tunggakan bila ditotal hampir mencapai Rp 1 miliar," pungkasnya.

Respons PMI Sragen

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved