Kasus PMK di Karanganyar
Imbas Kemunculan Kasus PMK di Karanganyar, Aktivitas Pasar Hewan Sepi
Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi mulai merebak di Kabupaten Karanganyar.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Putradi Pamungkas
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi mulai merebak di Kabupaten Karanganyar.
Hal ini membuat aktivitas pasar hewan di Kabupaten Karanganyar menjadi lesu.
Medik Veteriner Dispertan PP Karanganyar, Fathurrahman mengungkapkan, virus mematikan bagi hewan ternak sapi ini muncul sejak dua bulan yang lalu.
"Munculnya virus karena dari lalu lintas perdagangan hewan," kata Faturahman, Sabtu (4/1/2025).
Fathurahman mengatakan, pada tahun 2024, tercatat ada 50 ekor sapi terpapar dan 9 ekor sapi mati karena PMK.
Sedangkan di tahun 2025, ada 25 ekor sapi yang yang terpapar.
Kemudian, 1 ekor sapi mati.
"Selain itu, akibat kejadian tersebut, kondisi pasar hewan di Kabupaten Karanganyar menjadi sepi," kata dia.
Baca juga: Wabah PMK di Karanganyar Terjadi Sejak November 2024, Dispertan Imbau Tak Campur Sapi Luar Daerah
Dia mengatakan sapi yang terpapar dan mati karena PMK yakni jenis simental dan limousin.
Ia meminta kepada pemilik sapi yang terdampak PMK untuk tidak memasuki sapi dari luar daerah langsung untuk antisipasi terjadi peredaran virus ke sapi yang lain.
"Kami sarankan untuk tidak memasukkan sapi baru dari luar daerah, desinfeksi kandang dan lingkungan, pengobatan," ungkap dia.
(*)
| PMK Masih Merebak di Karanganyar, Harga Anjlok, Pemilik Ternak Terpaksa Sembelih Sapi |
|
|---|
| Ribuan Vaksin PMK Diterima Dispertan PP Karanganyar, 200 Vaksin Mulai Dibagikan ke Peternak |
|
|---|
| Ribuan Vaksin PMK Sudah Tiba di Karanganyar, Dispertan Mulai Distribusikan ke Peternak |
|
|---|
| Terdampak Kasus PMK, Kondisi Pasar Hewan Karangpandan Karanganyar Sepi |
|
|---|
| Wabah PMK di Karanganyar Terjadi Sejak November 2024, Dispertan Imbau Tak Campur Sapi Luar Daerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Sapi-milik-warga-Karanganyar.jpg)