Pengeroyokan Pemuda di Sragen

Dikeroyok Kakak Pacar, Pemuda di Jenar Sragen Babak Belur, Meninggal Setelah 2 Hari Dirawat

Pengeroyokan itu dialami korban pada saat mengantar pacarnya pulang ke rumah pada Senin (13/1/2025).

Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Putradi Pamungkas
Istimewa
Pelaku pengeroyokan seorang pemuda di Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen dihadirkan di Mapolres Sragen, Jumat (17/1/2025) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Seorang pria bernama Imam Diyan (23) warga Desa Banyurip, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen meninggal dunia, setelah 2 hari dirawat di rumah sakit akibat dikeroyok.

Kapolres Sragen, AKBP Petrus Parningotan Silalahi melalui Kasat Reskrim Polres Sragen, AKP Isnovim Chodariyanto mengatakan pengeroyokan itu dialami korban pada saat mengantar pacarnya pulang ke rumah pada Senin (13/1/2025).

Rumah pacar korban berada di Desa Ngepringan, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen.

Saat mengantar pulang itu, korban bertemu dengan dua kakak pacarnya.

"Kakak korban, RI berusia 34 tahun, menegur korban bahwa hubungan keduanya tidak disetujui, dan selanjutnya kakak korban tersebut melakukan penganiayaan," katanya kepada TribunSolo.com, Jumat (17/1/2025).

"Mendengar ada ramai-ramai, kakak pacar korban yang lain, yakni RL, 31 tahun, datang, dan menanyakan apa yang terjadi, lalu dijawab bahwa korban yang membawa adiknya, dan sudah melakukan hubungan suami istri, kakak korban yang satunya ikut emosi, dan melakukan penganiayaan kepada korban," sambungnya.

Baca juga: Anaknya Jadi Korban Keroyok, Orang Tua Warga Weru Sukoharjo Pertanyakan Kelanjutan Kasus ke Polres

AKP Isnovim menjelaskan RI memukul korban sebanyak 10 kali menggunakan tangan kanan mengenai kepala dan muka, selain itu RI juga menendang korban sebanyak 2 kali menggunakan kaki kanan dan mengenai kaki korban.

Kemudian, RL memukul korban sebanyak 6 kali dengan tangan kanan mengenai bagian kepala dan muka, dan menendang sebanyak 2 kali menggunakan kaki kanan mengenai kaki dan pantat, serta melempar korban menggunakan gelas mengenai pundak sebelah kanan.

"Atas kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian wajah, hidung, dan mulut berdarah, pelipis sebelah kiri bengkak, dan korban masih dengan kondisi sadar dilarikan ke RSUD Sragen," jelasnya.

"Malamnya itu korban dirujuk lagi ke RSUD Solo, sejak dua hari pasca kejadian, korban meninggal di rumah sakit," pungkasnya.

Menurut AKP Isnovim, kedua pelaku kini sudah ditahan di Mapolres Sragen

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved