Banjir di Sragen
Diguyur Hujan Semalaman, Jalan di Kedungupit Sragen Sempat Terendam Luapan Air Setinggi 40 Cm
Banjir di Sragen dikarenakan wilayah sekitar diguyur hujan seharian. Ini lantaran volume Sungai Bengawan Solo meningkat.
Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari
TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Wilayah Kabupaten Sragen diguyur hujan semalaman pada Senin (20/1/2025) dini hari WIB.
Guyuran hujan membuat volume Sungai Bengawan Solo meningkat.
Dampaknya, salah satu ruas jalan di Desa Kedungupit, Kecamatan/Kabupaten Sragen sempat terendam luapan air Sungai Bengawan Solo.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sragen, R. Triyono Putro memeriksa luapan air itu pada pukul 06.55 WIB.
Yang mana, air masih menggenangi jalan dan area persawahan.
Baca juga: Warga Kampung Sambirejo Solo Kecewa, Kawasan Underpass Joglo Masih Banjir Meski Sudah Bisa Dilewati
Meski begitu, pada siang hari, air sudah surut.
Luapan air tersebut diketahui tidak sampai mengganggu aktivitas warga.
"Air yang menggenangi jalan setinggi kurang lebih 40 cm," ujarnya kepada TribunSolo.com, Senin (19/1/2025).
"Yang tergenang hanya jalan, sementara air tidak masuk ke dalam rumah warga," sambungnya.
Meski begitu, ia meminta kepada warga Sragen untuk waspada, mengingat cuaca di wilayah Kabupaten Sragen sudah mendung sejak pagi hari. (*)
| Tak Hanya Curah Hujan Tinggi, Banjir Sragen Dipicu Penyempitan Drainase hingga Rumpun Bambu |
|
|---|
| Dampak Banjir Sragen: 93 Rumah Terendam, 547 Warga Terdampak |
|
|---|
| Sragen Dilanda Banjir Usai Diguyur Hujan Lebat, Air Menggenangi Jalan hingga Sawah |
|
|---|
| Banjir Landa Belasan Rumah di Desa Pengkok Sragen, Ketinggian Air Capai 50 Cm |
|
|---|
| Sudah Bertahun-tahun Wilayah Bantaran Sungai Mungkung Sragen Jadi Langganan Banjir di Musim Hujan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/banjir-sragen-dipantau.jpg)