Pria Asal Klaten Ditemukan Tewas

Identitas Pria yang Ditemukan Tewas di Sungai Perbatasan Karanganyar-Ngawi, Sempat Hilang 10 Hari

Jasad pria ditemukan di Sungai Aliran Bengawan Solo wilayah perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Penulis: Zharfan Muhana | Editor: Putradi Pamungkas
TribunSolo.com/Andreas Chris Febrianto Nugroho
Ilustrasi Sungai Bengawan Solo 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Sosok pria asal Klaten yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran Sungai Bengawan Solo wilayah Ngawi Jawa Timur, sempat hilang hingga 10 hari lamanya.

"Kalau (hilang) dari rumah, sudah 10 hari," ujar Kordinator Relawan Karangdowo (Rekad), Husni Thamrin, Kamis (23/1/2025).

Identitas pria tersebut diketahui bernama Ngatijo (55).

Ia berasal dari Dukuh dan Desa Karangjoho, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten.

"(Hilang) tanpa pamit, tanpa memberi keterangan," ucapnya.

Pihak keluarga, bersama warga dan didampingi relawan kemudian melakukan upaya pencarian mandiri.

"Sudah (upaya pencarian), tapi karena tidak ada bukti, tidak ada saksi, tidak ada tanda-tanda, maupun tidak ada indikasi turun ke sungai," paparnya.

"Yang mencari warga, di bawah pengawasan relawan Karangdowo," imbuhnya.

Baca juga: Temuan Mayat Pria di Saluran Irigasi Sewurejo Karanganyar Bikin Geger Warga

Husni mengatakan jasad pria ditemukan di Sungai Aliran Bengawan Solo wilayah perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur.

"Ditemukan terapung di perbatasan Karanganyar-Ngawi. Cuma di Karanganyar tidak ada dermaga untuk melabuhkan perahu, maka ditarik ke timur ke Ngawi. Sehingga naiknya ke Ngawi," jelasnya.

Informasi penemuan tersebut, didapatkan dari SAR daerah Ngawi.

Kemudian diinformasikan ke SAR Klaten.

Ilustrasi mayat
Ilustrasi mayat (TRIBUNNEWS.COM)

"SAR Klaten (informasikan) ke saya, kemudian konfirmasi ke keluarga memastikan identitas," ucapnya.

Akurasi awal kebenaran informasi tersebut, sebesar 78 persen.

Hal ini dibenarkan oleh pihak keluarga.

"Kemudian kita meluncur ke ngawi malam hari, kemudian dicapai kesepakatan 100 persen. itu (jenasah pria) keluarga Karangjoho itu," kata Husni. 

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved