SMKN 2 Solo Didemo Siswanya Sendiri

Digeruduk Wali Murid, Pihak SMKN 2 Solo Akui Masih Belum Ada Solusi soal Kegagalan Ikut SNBP

Puluhan orang tua siswa kelas XII SMKN 2 Solo menemui pihak sekolah untuk meminta kejelasan perihal kegagalan anak mereka ikut SNPB

|

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Puluhan orang tua siswa kelas XII SMKN 2 Solo menemui pihak sekolah untuk meminta kejelasan terkait kegagalan anak-anak mereka mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) usai tak selesainya finalisasi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) sebagai syarat pendaftaran masuk perguruan tinggi negeri (PTN) tersebut, Rabu (5/2/2025) siang.

Para wali murid tersebut pun melakukan audiensi dengan pihak SMKN 2 Solo di ruang aula dengan disaksikan anak-anak mereka.

Saat audiensi dengan sejumlah wali murid tersebut, pihak sekolah pun mengakui bahwa sampai saat ini belum bisa memastikan nasib anak didik mereka.

"Untuk pertemuan dengan orang tua yang pertama tadi ada kesepakatan intinya kita masih nunggu hasil akhir yang diusahakan oleh Bu Kepala Dinas. Ya tetap apapun itu jadi harapan akhirnya kita," ujar Tim Penginput Data SMKN 2 Solo, Joko Widodo.

SISWA DEMO SEKOLAHNYA SENDIRI : Ratusan siswa kelas XII Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Solo ditemani wali murid gelar aksi demo di halaman sekolah, Senin (3/2/2025) siang. Keterlambatan pengisian data pendaftaran PPDS mengancam para siswa yang duduk di bangku kelas XII SMKN 2 Solo tak bisa masuk ke perguruan tinggi lewat jalur prestasi.
SISWA DEMO SEKOLAHNYA SENDIRI. Ratusan siswa kelas XII Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Solo ditemani wali murid gelar aksi demo di halaman sekolah, Senin (3/2/2025) siang. Keterlambatan pengisian data pendaftaran PPDS mengancam para siswa yang duduk di bangku kelas XII SMKN 2 Solo tak bisa masuk ke perguruan tinggi lewat jalur prestasi. (TribunSolo.com/Andreas Chris)

Ia juga tidak memungkiri ada kemungkinan seluruh siswa Kelas XII SMKN 2 Solo tak bisa mengikuti SNPB tahun ini. 

Oleh karena itu, pihak sekolah tengah menyiapkan sejumlah skenario agar siswa masih bisa masuk di PTN.

"Kalaupun apa yang diusahakan Ibu Kepala Dinas memang tidak berhasil, ya kita akan cari jalan lain. Tadi disepakati ya untuk alternatif kedua, kita akan mempersiapkan untuk jalur UTBK atau jalur tes," lanjut dia.

Ada sejumlah keputusan yang diakui Joko dalam audiensi dengan pihak wali murid seperti mempersiapkan siswa untuk bisa mengikuti UTBK jalur SNBT. 

"Nah di sini nanti sekolah akan memberikan pendampingan ya agar anak-anak dalam mengikuti UTBK itu bisa mendapatkan nilai yang baik," kata Joko.

Baca juga: Jadi Polemik di SMKN 2 Solo, Apa yang Dimaksud dengan SNBP? Ketahui Bedanya dengan SNBT

"Salah satu pendampingan tadi disepakati oleh orang tua siswa dan sekolah nanti kita akan mencoba untuk mendatangkan mentor dari bimbel ya," lanjut dia.

Joko juga tak memungkiri bahwa waktu persiapan para siswa cukup mepet sebelum UTBK SNBT digelar.

"Kemudian nanti juga untuk kegiatan-kegiatan pembelajaran nanti difokuskan untuk persiapan UTBK ya karena waktunya memang tinggal 2 bulan lagi. Nah itu nanti makanya kita persiapkan dengan baik mungkin itu yang kesepakatan yang telah disepakati tadi antara sekolah orang tua dan siswa," pungkasnya.

(*)

 

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved