Puting Beliung Sapu Cengklik Boyolali

Ketakutan Pedagang Waduk Cengklik Park Boyolali Dilanda Puting Beliung, Hanya Bisa Berpelukan

Beberapa gerobak kontainer es teh di kawasan wisata Waduk Cengklik Boyolali roboh disapu angin puting beliung, Senin (10/2/2025).

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Tri Widodo | Editor: Putradi Pamungkas

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo 

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Sejumlah gerobak kontainer es teh di kawasan wisata Waduk Cengklik Boyolali roboh lantaran angin puting beliung, Senin (10/2/2025).

Karena kuatnya hempasan angin, gerobak besi tersebut sampai terseret hingga tercebur ke sungai.

Angin puting beliung yang menerjang kawasan depan waduk cengklik Park, Desa Ngargorejo, Kecamatan Ngemplak ini terjadi sekira pukul 13.00 WIB.

Angin puting beliung ini berlangsung sekitar 10 menit.

Dalam kondisi tersebut, para pedagang di hadapan dalam situasi mencekam.

Mereka pun hanya bisa pasrah dan berdoa.

"Sampun ya Allah hujanne. Pokoknya kami takut. Baca shalawat supaya dapat perlu diperlindungan," ujar Sumarsih.

LULUH LANTAK : Kondisi deretan warung di depan waduk Cengklik Park Boyolali pasca dilanda puting beliung, Senin (10/2/2025). Beruntung tak ada warga yang terluka akibat angin puting beliung ini.
LULUH LANTAK : Kondisi deretan warung di depan waduk Cengklik Park Boyolali pasca dilanda puting beliung, Senin (10/2/2025). Beruntung tak ada warga yang terluka akibat angin puting beliung ini. (TribunSolo.com/Tri Widodo)

Pedagang bakso pentol itu hanya bisa bisa pasrah.

Dia dua pedagang lainnya hanya bisa berpelukan di sudut gerbang wisata waduk cengklik Park.

Sebab selama 10 menit itu, situasinya sangat mengerikan.

Angin ribu membawa terbang benda-benda termasuk atap ke atas awan.

"Angin itu gueedene pol (besar sekali) mau lari kemana lagi (mencari tempat perlindungan)," tambahnya.

Baca juga: 10 Menit Angin Puting Beliung Sapu Selatan Waduk Cengklik Boyolali, Atap Warung Beterbangan

Angin puting beliung itu terlihat membawakan arang daun berwarna hitam.

"Suaranya ya seperti itu (gemuruh atap terbang dan ada yang berjatuhan)," pungkasnya. 

(*)

 

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved