Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Revitalisasi Alun Alun Keraton Solo

Sepekan Dibuka, Alun-alun Selatan Langsung Jadi Spot Favorit Ngabuburit Warga Solo dan Sekitarnya

Sepekan Dibuka untuk umum usai revitalisasi, Alun-alun Selatan Keraton Kasunanan Solo kini jadi salah satu spot favorit menunggu waktu berbuka puasa

|

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sepekan Dibuka untuk umum usai revitalisasi, Alun-alun Selatan Keraton Kasunanan Solo kini jadi salah satu spot favorit menunggu waktu berbuka puasa di bulan Ramadan kali ini.

Ya, Alun-alun Selatan Keraton Solo telah dibuka dan dapat digunakan untuk kegiatan masyarakat sejak Minggu (9/3/2025) lalu.

Wajah baru Alun-alun Selatan atau yang juga dikenal oleh warga dengan nama Alkid (Alun-alun Kidul) tersebut ternyata menjadi daya tarik tersendiri.

Bahkan kini, menjelang waktu berbuka puasa. Alkid menjadi salah satu spot untuk Ngabuburit.

Seperti dari pantauan TribunSolo.com pada Minggu (16/3/2025) sore.

Warga tengah melihat kandang kerbau bule Kyai Slamet di Alun-alun Selatan Keraton Kasunanan Solo
NGABUBURIT DI ALKID - Warga tengah melihat kandang kerbau bule Kyai Slamet di Alun-alun Selatan Keraton Kasunanan Solo, Minggu (16/3/2025). Lokasi yang kini lebih tertata rapi seperti penataan kios UMKM di sisi Barat maupun tenda-tenda penjaja jajanan di sisi Timur menambah daya tarik Alun-alun Kidul di mata masyarakat dan menjadi spot favorit warga untuk Ngabuburit.

Sejak pukul 15.00 WIB, Alkid mulai dipenuhi warga. Sebagai salah satu 'public space', Alkid menjadi pilihan sejumlah warga untuk Ngabuburit. 

Lokasi yang kini lebih tertata rapi seperti penataan kios UMKM di sisi Barat maupun tenda-tenda penjaja jajanan di sisi Timur nyatanya menambah daya tari Alkid di mata masyarakat.

Selain itu, adanya kandang kerbau bule Kyai Slamet milik Keraton Kasunanan Solo di sisi Selatan alun-alun pun juga tak luput jadi pusat perhatian masyarakat yang tengah Ngabuburit di Alkid.

Tak sedikit orang tua yang mengajak serta anak-anaknya untuk sekedar menyaksikan aktivitas kebo bule di dalam kandang maupun mencoba memberi makanan kepada hewan sakral milik Keraton Solo tersebut.

Ada pula masyarakat yang memanfaatkan pedestarian Alkid sisi tengah yang mengitari alun-alun untuk berolahraga seperti jogging.

Beni, warga Semanggi saat ditemui TribunSolo.com bersama anak dan istrinya menerangkan bahwa ini adalah kesekian kalinya ia Ngabuburit di Alkid usai dibuka secara resmi pada akhir pekan lalu.

"Ya udah beberapa kali, karena dekat dari rumah jadi ya kalau ada waktu pasti nyempetin ngabuburit di sini," terang dia.

Baca juga: GKR Timoer Harap Alun-alun Selatan Keraton Solo Bisa Dilirik Jadi Destinasi Wisata Pasca Dibuka Lagi

Selain untuk melihat kandang kebo bule, adanya banyak penjaja makanan ringan pun diakui Beni menjadikan Alkid sebagai destinasi Ngabuburit ia dan keluarga.

"Kalau anak saya kan seneng memberi makan kebo bule, apalagi di sini banyak jajanan jadi tinggal beli buat berbuka sekalian di sini," lanjut dia.

Ia juga menaruh harapan agar kondisi Alkid yang tertata rapi usai direvitalisasi tersebut bisa dijaga dengan baik oleh semua pihak kedepannya.

"Ya semoga semakin rapi walau sudah lebih bagus sebelum dibangun. Jadi Alkid bisa kaya di Keraton Jogja, jadi destinasi wisata bukan cuma buat warga Solo tapi masyarakat luas juga," pungkas Beni.

Harapan serupa juga diungkap oleh Sri, pengusaha makanan di Alkid yang antusias atas dibukanya Alun-alun Selatan Keraton Kasunanan Solo kembali.

Ia menaruh harapan lebih agar bisa mengembalikan perekonomian keluarganya seperti sedia kala sebelum Alun-alun Selatan direvitalisasi.

Baca juga: Tetap Ada PKL Berjualan di Luar Shelter Alun-Alun Selatan, Keraton Solo Beri Izin, Ini Alasannya!

"Seneng banget, selama 7 tahun berjualan di sini (sebelum revitalisasi). Terus harus pindah sementara, jualan di luar. Merosotnya cepat banget," ungkap Sri.

Setahun berjualan di luar Alkid diakui Sri membuat usahanya kembang kempis.

"Kan memang dulu pembeli saya itu ke sini karena tujuannya ke Alkid. Ya waktu saya jualan di luar Alkid, turunnya luar biasa," imbuh dia.

Meski enggan menyebutkan pendapatannya perhari selama sepekan terakhir berjualan di Alkid, Sri mengaku ada peningkatan yang cukup signifikan.

Ia pun berharap agar Alkid kembali ramai lagi seperti sebelum direvitalisasi dan berimbas kepada pedagang yang ada di sana.

"Ya Alhamdulillah ada peningkatan. Semoga kondisi ini semakin membaik dan kita yang berjualan di sini jadi mendapat imbas baiknya," tutup Sri.

Sebagai informasi, kini ada sekitar 105 PKL yang menjajakan dagangannya baik di kios sisi Barat maupun tenda-tenda di sisi Timur Alun-alun Selatan Keraton Kasunanan Solo.

Semua PKL tersebut merupakan warga sekitar Kelurahan Baluwarti yang berada di dalam kompleks Keraton Solo.

(*)

 

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved