Sejarah Kuliner Legendaris
Sejarah Adem Ayem Resto, Restoran Legendaris di Solo Sejak 1969, Kuliner Favorit 3 Presiden
Lokasi Adem Ayem Resto ada di Jalan Slamet Riyadi Nomor 342, Penumping, Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Buka dari pukul 06.00-21.00 WIB.
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Adem Ayem Resto adalah salah satu kuliner legendaris di Kota Solo.
Lokasi Adem Ayem Resto ada di Jalan Slamet Riyadi Nomor 342, Penumping, Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Buka dari pukul 06.00-21.00 WIB.
Tempat sarapan di Solo yang pertama ini menawarkan menu masakan Nusantara dan Oriental.
Baca juga: Sejarah Restoran Kusuma Sari, Rumah Makan Legendaris di Solo, Dulu Usaha Katering Rumahan
Sejarah Adem Ayem Resto
Restoran legendaris ini bukan sekadar tempat makan, tetapi sudah menjadi bagian dari sejarah dan budaya kuliner kota Surakarta, Jawa Tengah.
Rumah makan ini berdiri sejak 1969an dan konsisten bertahan sampai kini.
Tidak heran jika Adem Ayem disebut sebagai legenda, sebab pengunjung setianya bukan hanya warga lokal atau wisatawan biasa.
Restoran ini pernah menjadi tempat makan favorit Soeharto, yang dikenal sering memesan puluhan gudeg kendil untuk dibawa ke kediamannya di Ndalem Kalitan.
Baca juga: Sejarah Nagasari, Jajanan Legendaris Solo Raya, Dulu jadi Suguhan Kerajaan Pajang untuk Pendeta
Presiden keempat Indonesia, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), juga diketahui sebagai pelanggan lama Adem Ayem bahkan sebelum menjadi presiden.
Ia bahkan memiliki meja dan kursi favorit di restoran ini.
Begitu pula dengan Joko Widodo, yang sejak menjabat sebagai Wali Kota Solo kerap makan di sini dan menjadikan gudeg kendil sebagai oleh-oleh untuk tamunya.

Sosok Sang Pendiri: Lies Rosmijati
Di balik kesuksesan Adem Ayem ada sosok tangguh bernama Lies Rosmijati, pendiri sekaligus pemilik restoran ini.
Di usia yang senja, Lies masih aktif turun tangan—mulai dari belanja bahan makanan setiap pagi hingga ikut mengolah masakan di dapur.
Dedikasinya itu menjadi pondasi kuat yang menjadikan Adem Ayem tetap konsisten dalam kualitas rasa dan pelayanan.
Baca juga: Sejarah Bothok, Kuliner Tradisional yang Eksis di Solo Raya Sampai Kini, Tertulis di Sastra Kuno
Sejarah Ibu Basuki Bakery: Roti Legendaris Klaten Sejak 1995, dari Rumahan Kini Punya Banyak Cabang |
![]() |
---|
Sejarah Kroket : dari Kudapan Bangsa Eropa, Bisa jadi Sajian Wajib Hajatan di Solo Raya |
![]() |
---|
Sejarah Bubur Lemu, Kuliner Khas Solo yang Legendaris, Makanan Penting di Era Kasunanan Surakarta |
![]() |
---|
Sejarah Kue Kembang Jambu, Camilan Jadul Khas Klaten yang Kini Mulai Langka |
![]() |
---|
Sejarah Gatot, Jajanan Legendaris yang Kini Langka di Wonogiri, Makanan Sejak Zaman Kemerdekaan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.