Sejarah Kuliner Legendaris
Sejarah Rumah Makan Sop Iga dan Pecel Bu Ugi Tawangmangu Karanganyar, Langganan 3 Presiden
Ya, warung makan yang beralamat di Jalan Raya Tawangmangu, Kalisoro, Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah ini sangat legendaris.
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Berkunjung ke Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, tidak lengkap rasanya jika tidak kulineran di Warung Makan Bu Ugi.
Ya, warung makan yang beralamat di Jalan Raya Tawangmangu, Kalisoro, Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah ini sangat legendaris.
Warung Makan Bu Ugi ini menyajikan sejumlah menu spesial, di antaranya Sop Daging Sapi dan Nasi Pecel.
Baca juga: Sejarah Ayam Tim Goreng Bu Better, Kuliner Legendaris di Palur yang Berdiri Sejak 1969
Sejarah Warung Makan Bu Ugi
Sang pemilik warung, Jami, mengungkapkan jika tempat usahanya ini sudah berdiri sejak zaman Presiden pertama RI, Soekarno.
Didirikan sejak awal tahun 1960-an, Warung Bu Ugi memulai perjalanannya dari sebuah bangunan kayu sederhana.
Kala itu, fasilitas seadanya tak menghalangi semangat Bu Ugi dalam meracik dan menyajikan sop buntut yang kelak akan dikenang lintas generasi.
Sop buntut Bu Ugi dikenal karena keempukan daging buntutnya, kuah bening nan gurih yang kaya rasa, serta racikan bumbu yang pas dan tidak berlebihan.
Baca juga: Sejarah Ayam Goreng Mbak Mul, Kuliner Legendaris Sukoharjo, Dulu Cuma Punya 1 Karyawan
Perpaduan tersebut menciptakan harmoni rasa yang membuat siapa pun yang mencicipi pasti ingin kembali.
Bagi banyak pengunjung, semangkuk sop buntut di warung ini bukan hanya soal makanan—ia adalah nostalgia, pengalaman, dan kehangatan.
Tak berlebihan jika Sop Buntut Bu Ugi disebut sebagai salah satu kuliner kebanggaan Tawangmangu.
Warung ini bahkan pernah menjadi tempat singgah sejumlah tokoh penting nasional, termasuk Presiden pertama RI Ir. Soekarno, Presiden ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), hingga Joko Widodo saat masih menjabat sebagai Wali Kota Solo.
(*)
| Fakta Menarik Tongseng : Bukan Kuliner Asli Solo, Justru Penjual Pertamanya Warga Klego Boyolali |
|
|---|
| Cerita Panjang Kenapa Orang Solo Raya Gemar Sarapan Pakai Bubur Ayam, Tradisi dari Tiongkok |
|
|---|
| Sejarah Sego Berkat, dari Hidangan Hajatan Menjelma jadi Kuliner Khas Wonogiri |
|
|---|
| Ini Lho Asal-usul Mie Ayam Bisa Jadi Kuliner Populer di Solo Raya, Konon Berasal dari Tiongkok |
|
|---|
| Ini Lho Sejarah Pecel Bisa jadi Menu Sarapan Warga Solo Raya, Kuliner yang Sudah Ada Sejak Abad ke-9 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/sejarah-kuliner-legendaris-RM-Bu-Ugi.jpg)