Blak-blakan Mahfud MD, Sebut Praktik Mafia Hukum Sekarang Lebih Parah Dibandingkan Era SBY
Mahfud MD menyinggung praktik mafia hukum yang dulu mulai disoroti pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), kini makin parah.
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, memberikan pandangannya soal praktik penegakan hukum di masa sekarang.
Mahfud MD menyinggung praktik mafia hukum yang dulu mulai disoroti pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), kini justru semakin parah.
Di masa pemerintahan Presiden SBY, Mahfud menyoroti bagaimana hukum dipermainkan tidak hanya di lembaga peradilan, tetapi juga di sektor eksekutif hingga legislatif, baik pusat maupun daerah.
Baca juga: Amien Rais Sebut Letjen Kunto Arief Wibowo Layak Maju di Pilpres 2029, Bisa Ikuti Jejak SBY
“Di eksekutif itu sudah permainan hukum juga rusak bukan main, sehingga timbul-timbul korupsi itu karena hukum dipermainkan di eksekutif, (seperti) perizinan, ndak sampai pengadilan, tapi sudah main di situ, 'cincai di situ' pusat, daerah, DPR, DPRD semua,” kata Mahfud, dalam program Gaspol! Kompas.com, yang dikutip pada Selasa (13/5/2025).
Mahfud menilai, SBY ketika menjabat menyadari persoalan hukum yang sistemik dan lebih luas dari sekadar praktik di pengadilan.
“Jadi, Pak SBY pada waktu itu (mengatakan) ini bukan pengadilan, darurat kita ini darurat hukum bukan darurat pengadilan, itu kata Pak SBY,” ujar dia.
Mahfud MD pun mengungkit istilah “mafia hukum” mulai digunakan secara sadar oleh SBY untuk menggambarkan persoalan hukum yang menyebar di berbagai lini pemerintahan.
Baca juga: Tak Hanya dengan Jokowi, Prabowo Mengaku Masih Berkomunikasi dengan SBY dan Megawati
Apabila ditelusuri, pernyataan-pernyataan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat itu masih bisa dicari sampai sekarang.
“Anda boleh cari di file-file Pak SBY, pidato-pidatonya itu, dia yang dengan sadar mengatakan bukan mafia pengadilan, ini mafia hukum,” ucap dia.
Kata Mahfud, SBY saat itu lantas membentuk satuan tugas khusus untuk menangani mafia hukum.
“Sehingga dia sesudah itu membentuk unit mafia hukum, Satgas dan sebagainya dan itu benar,” kata dia.
Baca juga: SBY dan AHY Saksikan Final Four Proliga 2025 Antara LavAni vs Bhayangkara Presisi di GOR Sritex Solo
Tetapi kata Mahfud, bahwa praktik mafia hukum tersebut tidak hanya tetap berlangsung, tetapi kini menjadi semakin buruk.
Padahal, upaya pemberantasan mafia hukum sudah dilakukan pada zaman Presiden SBY.
“Masih terjadi sampai hari ini, makin parah sekarang,” tutur Mahfud.
Jokowi di Solo Diserang Isu Ijazah Palsu hingga Muncul Sebutan 'Termul', Mahfud MD : Keterlaluan |
![]() |
---|
Dari Solo ke Jakarta, Jokowi Beri 2 Jempol untuk Prabowo Usai Pidato Kenegaraan Sidang Tahunan MPR |
![]() |
---|
Jokowi di Solo Bantah SBY 'Dalang' di Balik Isu Ijazah & Pemakzulan, Demokrat Lega tapi Beri Catatan |
![]() |
---|
Sempat Dikaitkan dengan Ijazah Jokowi, Ini Aktivitas SBY di Solo: Nonton Voly hingga Ngopi di SPBU |
![]() |
---|
Di Solo, Jokowi Bantah Isu SBY Orang Besar di Balik Ijazah Palsu dan Pemakzulan Gibran |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.