Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Kecelakaan Maut di Tawangmangu

Insiden Maut Isuzu Elf di Karanganyar Tewaskan 5 Orang, Penumpang Selamat Yakini Murni Musibah

Salah satu penumpang yang selamat, Nunuk Nur Triyani (56), warga Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro mengungkap detik-detik musibah tersebut.

|

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Rencana berlibur ke objek wisata di Kabupaten Karanganyar berakhir petaka bagi rombongan warga Bojonegoro, Jatim.

Diketahui, ada 5 korban tewas dalam insiden kecelakaan tunggal Isuzu Elf bernopol S 7338 AA di Jalan Tawangmangu-Gondosuli, tepatnya jalur lama di Jembatan Banaran, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (17/5/2025) pukul 10.00 WIB.

Salah satu penumpang yang selamat, Nunuk Nur Triyani (56), warga Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro mengungkap detik-detik musibah tersebut.

Saat ditemui awak wartawan, ia mengaku laju kendaraan yang dikemudikan supir yakni Heri Purwanto (40) berjalan pelan.

"Gak ada yang mengarahkan. Juga jalannya juga pelan memang itu musibah," kata Nunuk, Sabtu (17/5/2025).

DIDUGA REM BLONG - Kecelakaan tunggal di Jembatan Banaran, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (17/5/2025). Ada 5 orang meninggal dunia dari kejadian ini, kondisi mobil juga ringsek parah.
DIDUGA REM BLONG - Kecelakaan tunggal di Jembatan Banaran, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (17/5/2025). Ada 5 orang meninggal dunia dari kejadian ini, kondisi mobil juga ringsek parah. (TribunSolo.com/Mardon Widiyanto)

Nunuk mengatakan, kejadian tersebut merupakan suatu musibah.

Ia mengaku rencana liburan ke Jembatan Kaca dan Air Terjun Jumog itu sudah direncanakan lama.

Dia mengatakan, sudah ada kesepakatan untuk berangkat melalui jalan perbatasan Karanganyar dan Magetan.

Baca juga: Tak Disangka, Penumpang Isuzu Elf di Karanganyar yang Terlempar Keluar Justru Selamat dari Maut

"Alasan lewat situ karena ibu-ibu ingin melihat pemandangan karena pemandangan bagus, pas pulang lewat tol," kata dia.

Ia mengatakan, dirinya selamat dalam kecelakaan tersebut.

Sedangkan korban lainnya yang merupakan masih saudara ada yang tewas di lokasi dan juga menjalani perawatan lebih lanjut.

Baca juga: Anggota Keluarga Jadi Korban Tewas Insiden Isuzu Elf di Karanganyar, Sumarsono Teringat Keanehan Ini

"Saya kursi keempat, jadi supir, dibelakang adik saya yang masih dirawat, sampingnya kakak saya (Sri Mulyani) yang langsung meninggal dunia, kemudian barisan ketiga itu Rubi (Ana Rubi) dan Asih (Sudiasih), baru saya, lalu belakang saya yang jatuh ke jurang dan masih dirawat dan kedua masih hidup, dan korban yang meninggal dunia karena kebentur beton jembatan itu dan kaca pecah," katanya.

Ia mengatakan saat kejadian dirinya tertindih 4 orang.

Namun dirinya berhasil diselamatkan setelah dievakuasi warga setempat.

"Kalau jaket saya ga kecantol saya masuk jurang, ini murni musibah," kata dia.

(*)

 

 

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved