Pencarian Mahasiswi UNS yang Terjun ke Bengawan Solo, Libatkan 3 Penyelam, Dilakukan hingga Sore Ini
Seorang Mahasiswi UNS berinisial DSA diduga nekat terjun dari Jembatan di Solo, Selasa (1/7/2025).
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Putradi Pamungkas
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pencarian seorang Mahasiswi UNS berinisial X diduga nekat terjun dari Jembatan di Solo, Selasa (1/7/2025) bakal dilakukan hingga sore nanti.
Koordinator Lapangan BPBD Surakarta Haryana mengungkapkan, pihaknya sudah mengantongi identitas korban.
“Identitas korban sudah diketahui.Sudah koordinasi dalam perjalanan ke Solo dengan pihak keluarga. Informasi yang diterima dari UNS,” ungkapnya.
Dugaan aksi untuk mengakhiri hidup lantaran ada motor dan catatan harian yang ditinggalkan oleh korban.
“Dari dugaannya mengarah ke situ (bunuh diri). Karena ada buku harian yang ditinggal dari saksi pertama. Meninggal sepeda motor dan buku catatan harian,” jelasnya.
Pihaknya menerjunkan sejumlah personil untuk melakukan pencarian menggunakan perahu karet.
Terdapat 3 penyelam yang diterjunkan untuk pencarian korban.
“Setelah dibuka Opsarnya yang turun ke lokasi SAR UNS dengan 1 LCR dengan 4 penyelam. BPBD Karanganyar dan BPBD Surakarta stand by di atas dengan 1 perahu,” tuturnya.
Baca juga: Kesaksian Driver Ojol Lihat Wanita Terjun dari Jembatan Jurug Solo, Awalnya Berdiri di Tuas Jembatan
Sementara, personil lain siaga di sekitar lokasi.
Pihaknya melakukan pencarian hingga pukul 17.00 sore.
“Ada juga BASARNAS dan SAR MTA masih stand by di atas. Operasi pada siang hari ini jam 5 ditutup. Titik datang di Jurug finish di Jembatan Ring Road,” ungkapnya.
(*)
Catatan Redaksi: Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.
Berbagai saluran telah tersedia bagi pembaca untuk menghindari tindakan bunuh diri, satu di antaranya adalah Hotline Psychology Mobile RSJD dr. Arif Zainudin Surakarta 08122551001.
| Datangi Sejumlah Outlet Penjualan Miras di Solo, Sekelompok Masyarakat Tuntut Semua Ditutup |
|
|---|
| Isu LGBT Nongkrong di Coffee Shop Solo, Satpol PP Lakukan Penyelidikan |
|
|---|
| PNM Cabang Solo Gelar Pekan Nasional Mengajar BERKELANA di SMK Tunas Harapan Mondokan Sragen |
|
|---|
| Berkali-kali Sidak Masih Ada Penjual Miras Solo yang Langgar Izin, Bagaimana Sikap DPRD dan Pemkot? |
|
|---|
| Di Tengah Tuntutan Tutup Outlet Miras di Solo, Ada yang Langgar Izin, 34 Botol Disita Satpol PP |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Petugas-SAR-melakukan-pencarian-korban-yang-diduga-bunuh-diri-terjun-3.jpg)