Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

SPMB SMP 2025

SPMB SMP 2025 Sukoharjo Ditutup, 32 SMP Masih Kekurangan Murid Baru

Pendaftaran sistem pendaftaran murid baru (SPMB) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) telah usai pada 30 Juni 2025 lalu.

TribunSolo.com/Eka Fitriani
SISWA SMP - Ilustrasi siswa SMP. Pendaftaran sistem penerimaan murid baru (SPMB) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) telah usai pada 30 Juni 2025 lalu. Meski telah selesai, sebanyak 32 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Sukoharjo masih kekurangan Kuota. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Pendaftaran sistem penerimaan murid baru (SPMB) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) telah usai pada 30 Juni 2025 lalu.

Meski telah selesai, sebanyak 32 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Sukoharjo masih kekurangan Kuota.

Padahal total sekolah SMP di Sukoharjo negeri maupun Swasta ada 51 SMP yang sudah terdaftar SPMB online 2025/2026.

Dari total 51 SMP, tiga SMP akhirnya tidak membuka SPMB online, karena regrouping. 

Tiga SMP tersebut diantaranya, SMP Negeri 3 Bendosari, SMP negeri 3 Bulu dan SMP Negeri 4 Nguter Kabupaten Sukoharjo

Artinya, sebanyak 48 SMP yang bisa melaksanakan SPMB 2025/2026.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukoharjo Heru Indarjo mengatakan sebanyak 8.001 siswa diterima di 48 SMP di Sukoharjo

"Itu total dari SMP Negeri maupun Swasta. Kemudian total keseluruhan kuota SPMB SMP sebanyak 9.760 siswa," kata Heru, Rabu (2/7/2025).

SISWA SMP - Ilustrasi siswa SMP. Pendaftaran sistem penerimaan murid baru (SPMB) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) telah usai pada 30 Juni 2025 lalu. Meski telah selesai, sebanyak 32 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Sukoharjo masih kekurangan Kuota.
SISWA SMP - Ilustrasi siswa SMP. Pendaftaran sistem penerimaan murid baru (SPMB) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) telah usai pada 30 Juni 2025 lalu. Meski telah selesai, sebanyak 32 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Sukoharjo masih kekurangan Kuota. (TribunSolo.com/Septiana Ayu)

Heru menjelaskan, dari 48 SMP yang membuka SPMB Online, 32 SMP belum memenuhi Kuota. 

"Dengan itu, kami mempersilahkan untuk 32 SMP yang Kuotanya belum terpenuhi bisa membuka SPMB Offline di setiap sekolah masing-masing," paparnya.

Lebih lanjut, SPMB offline ini bertujuan agar 32 SMP di Sukoharjo bisa menampung 1.759 siswa yang saat ini belum mendapatkan sekolahan.

Baca juga: SPMB SMP 2025 di Sragen Jalur Afirmasi, Jarak Terjauh Calon Siswa yang Diterima Capai 19,7 Kilometer

Berikut kuota-kuota di masing-masing SMP Negeri maupun Swasta yang diterima Tribun Solo.com, dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukoharjo.

SPMB online tapi belum memenuhi kuota, SMPN 2 Bendosari kurang 36 calon murid baru, SMPN 1 Bulu 48 murid, SMPN 2 Bulu 37 murid, SMP Al Islam Gatak 32 murid, SMP Muhammadiyah 1 Gatak 91 murid.

Kemudian, SMPN 2 Grogol 54 murid, SMP Al Islam Kartasura 95 murid, SMP IT Al Anis 64 murid, SMP Muhammadiyah 1 Kartasura 123 murid, SMP Muhammadiyah 2 Kartasura 64 murid, SMPN 2 Kartasura 6 murid, SMPN 3 Grogol 88 murid.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved