Wisata di Klaten
6 Rekomendasi Wisata Hits di Bayat Klaten Jateng, Ada Bukit Romantis dan Spot Ala Negeri Dongeng
Berikut rekomendasi 6 tempat wisata hits di Bayat, Klaten, yang wajib kamu datangi.
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Dalam pengembaraannya, ia menetap di beberapa daerah, termasuk Salatiga, Boyolali, Klaten, dan akhirnya Bayat. Nama-nama ini menjadi toponimi yang mencerminkan rute dakwahnya.
Baca juga: Asal-usul Nama Begajah yang jadi Kelurahan di Sukoharjo: Kisah Tragis 2 Ekor Gajah Keraton Surakarta
Di Bayat, Ki Ageng Pandanaran dikenal bukan hanya karena ilmu agamanya, tetapi juga karena kesaktiannya.
Dalam Babad Bayat, disebutkan bahwa ia memenangkan banyak adu kesaktian, di mana pemenangnya berhak menyebarkan syariatnya kepada pihak yang kalah.
Konon, berkat kemenangan-kemenangan ini, banyak tokoh lokal seperti Syeh Domba dan Syeh Bela-Belu yang akhirnya masuk Islam melalui proses bai'at yang juga diyakini sebagai asal-usul nama “Bayat”.
Bayat dan Tradisi Batik
Seiring berkembangnya pusat penyebaran Islam, Bayat juga tumbuh menjadi pusat budaya dan ekonomi rakyat.
Salah satu industri kreatif yang mencuat adalah batik.
Tradisi membatik di Bayat dipercaya sudah ada sejak masa pra-Hindu dan berkembang pesat pada masa Ki Ageng Pandanaran.
Pada awal 1900-an, batik Bayat dipasarkan ke Surakarta dan Gunung Kidul.
Baca juga: Asal-usul Nama Mayang yang Kini Jadi Desa di Sukoharjo, Ada Kisah Terkenal Tumenggung Mayang
Salah satu tokoh yang berjasa besar dalam perkembangan ini adalah Buyut Wiryodinomo, yang dikenal dengan julukan “Wiryo Bandhul”.
Ia berdagang batik menggunakan andhong—kereta kuda miliknya—dan menjadi salah satu pengusaha batik besar saat itu.
Namun, motif asli batik Bayat tidak banyak diketahui.
Berdasarkan pengamatan, motif yang menjadi ciri khas Bayat adalah alas-alasan, yang menggambarkan flora dan fauna hutan.
Setiap pembatik memiliki gaya unik, menjadikan motif ini sangat bervariasi dan kaya makna.
Masa kejayaan batik Bayat berlangsung hingga tahun 1975.
Setelahnya, industri ini perlahan meredup, terutama karena munculnya batik printing seperti Batik Keris dari Surakarta yang lebih murah dan cepat diproduksi.
(*)
Bayat
Klaten
Bukit Sidoguro
Rowo Jombor
Bukit Cinta Watu Prahu
Kawah Putih
Watu Sepur
Cemoro Sewu Banyuripan
| Rekomendasi Wisata Klaten: Deles Indah Tawarkan Panorama Merapi, Lihat Suasana Kota dari Ketinggian |
|
|---|
| Rekomendasi Spot Instagramable di Klaten, Ada Jembatan Gantung dan Gondola yang Menantang |
|
|---|
| Rekomendasi Wisata Air di Klaten, Dari Umbul Ponggok hingga Umbul Manten yang Jernih dan Sejuk |
|
|---|
| Rekomendasi Wisata Sejarah di Klaten : Candi Plaosan Saksi Bisu Cinta Beda Agama di Era Kerajaaan |
|
|---|
| Rekomendasi Wisata di Klaten : Ekowisata Kali Talang Tawarkan Panorama Gunung Merapi yang Eksotis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Bukit-Cinta-Watu-Perahu-Klaten-dengan-banyak-spot-romantis.jpg)