DPRD Sukoharjo
SD Unggulan Bakal Dibangun di Grogol dan Weru, DPRD Sukoharjo Beri Catatan Agar Tak Bermasalah
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sukoharjo, Agus Sumantri, menambahkan pentingnya sosialisasi program dan kesiapan anggaran.
Penulis: Anang Maruf Bagus Yuniar | Editor: Hanang Yuwono
Konsep sekolah unggulan menekankan kemampuan sekolah dalam mengelola SDM, keuangan, sarana prasarana, serta metode pembelajaran untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan.
Setelah regulasi dan payung hukum rampung pada 2025, implementasi akan dilakukan di sekolah sasaran melalui uji coba muatan lokal, mekanisme PPDB, serta pendampingan intensif dari dinas terkait. Dua SD di Grogol dan Weru menjadi percontohan awal sebelum program diperluas.
Apabila sesuai road map, Program Sekolah Unggulan akan berjalan sepanjang 2026–2029 dengan penambahan sekolah unggulan setiap tahun di 12 kecamatan.
Program ini diharapkan menjadi model pendidikan berkualitas dan religius, sekaligus memperkuat daya saing sekolah negeri di tengah ketatnya kompetisi dengan sekolah swasta dan sekolah berbasis agama. (*)
| DPRD Sukoharjo Sampaikan 24 Rekomendasi Strategis Atas LKPJ 2025, Soroti PAD juga Pengelolaan Sampah |
|
|---|
| Dukung Penerapan Efisiensi Energi, DPRD Sukoharjo Matikan Lampu Lorong Ruangan pada Siang dan Malam |
|
|---|
| Anggota DPRD Sukoharjo Fiqri Bagaskoro Ajak Masyarakat Rutin Gotong Royong Bersihkan Sungai Samin |
|
|---|
| Aksi Nyata Legislator Muda DPRD Sukoharjo, Fiqri Bagaskoro Turun Langsung Bersihkan Sungai Samin |
|
|---|
| DPRD Sukoharjo Tampung Aspirasi Soal Ciu, Hasilkan Tiga Poin Rekomendasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Siswa-SD-di-Sragen-dengan-berseragam-merah-putih-memungut-sampah-di.jpg)