DPRD Sukoharjo

Perpustakaan Grha Pustaka Kini Lebih Modern, Ketua DPRD Sukoharjo Harap Tarik Minat Banyak Pelajar

Graha Pustaka memiliki peran penting dalam mencerdaskan masyarakat sekaligus meningkatkan minat baca generasi muda.

TRIBUNSOLO.COM/Anang Ma'ruf
HAMPIR 100 PERSEN - Proyek pembangunan Gedung Perpustakaan Daerah Sukoharjo pada Kamis (20/11/2025). 

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Perpustakaan di Kabupaten Sukoharjo kini tampil dengan wajah baru yang lebih modern dan representatif. Kehadiran Gedung Graha Pustaka di Kelurahan Mandan, Kecamatan Sukoharjo, menjadi angin segar bagi upaya meningkatkan budaya literasi, khususnya di kalangan pelajar.

Peresmian gedung tersebut berlangsung pada Selasa (31/3/2026) dan turut dihadiri Ketua DPRD Sukoharjo, Nurjayanto, bersama Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, jajaran Forkopimda, akademisi, hingga pegiat literasi.

Momentum ini menjadi langkah strategis dalam menghadirkan ruang belajar yang tidak hanya nyaman, tetapi juga relevan dengan kebutuhan zaman.

Graha Pustaka hadir bukan sekadar sebagai tempat membaca, melainkan sebagai pusat edukasi, diskusi, hingga pengembangan kreativitas masyarakat.

Nurjayanto mengapresiasi pembangunan fasilitas perpustakaan tersebut.

Menurutnya, kehadiran Graha Pustaka memiliki peran penting dalam mencerdaskan masyarakat sekaligus meningkatkan minat baca generasi muda.

Baca juga: Ketua DPRD Sukoharjo Nurjayanto Ikut Resmikan Grha Pustaka, Dorong Generasi Muda Gemar Membaca

“Keberadaan Graha Pustaka ini sangat penting sebagai sarana mencerdaskan masyarakat. Kami berharap fasilitas ini bisa dimanfaatkan secara optimal, khususnya oleh anak-anak dan pelajar agar semakin gemar membaca dan meningkatkan wawasan,” ujar Nurjayanto.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, ia menekankan pentingnya menjaga minat baca agar tidak tergerus oleh penggunaan gawai yang berlebihan.

Kehadiran perpustakaan dengan konsep modern diharapkan mampu menjadi alternatif aktivitas yang lebih edukatif.

“Di era sekarang, tantangan kita adalah bagaimana anak-anak tidak hanya terpaku pada handphone. Dengan adanya perpustakaan yang nyaman dan modern seperti ini, diharapkan mereka tertarik datang, membaca, berdiskusi, dan berinteraksi secara langsung,” tambahnya.

Gedung Graha Pustaka sendiri dilengkapi berbagai fasilitas penunjang yang dirancang mengikuti kebutuhan generasi saat ini.

Mulai dari ruang baca yang nyaman, ruang referensi akademik, ruang diskusi interaktif, layanan digital, hingga area audio visual yang mendukung pembelajaran berbasis teknologi.

Investasi di sektor literasi ini dinilai sebagai langkah penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Baca juga: Wacana WFH ASN Dampak Perang Iran vs AS-Israel, DPRD Solo: Jangan Sekadar Pencitraan

Pemerintah daerah pun menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan fasilitas publik yang mendukung pendidikan nonformal.

Dengan diresmikannya Graha Pustaka, Kabupaten Sukoharjo kini memiliki pusat literasi baru yang diharapkan mampu menjadi magnet bagi pelajar untuk lebih dekat dengan buku.

Lebih dari itu, keberadaan perpustakaan modern ini diharapkan dapat memperkuat budaya belajar dan menjadikan membaca sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved