DPRD Sukoharjo
Jika WFH Diterapkan di Sukoharjo, DPRD Minta Pelayanan Masyarakat Harus Tetap Jadi Prioritas!
DPRD Sukoharjo pun mendorong Pemerintah Kabupaten Sukoharjo agar segera melakukan koordinasi dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah
Penulis: Anang Maruf Bagus Yuniar | Editor: Rifatun Nadhiroh
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukoharjo menyatakan dukungannya terhadap rencana penerapan sistem kerja Work From Home (WFH) yang diwacanakan oleh Pemerintah Pusat sebagai bagian dari penyesuaian terhadap situasi global yang berdampak pada kondisi nasional.
Ketua DPRD Sukoharjo, Nurjayanto, mengatakan kebijakan WFH pada prinsipnya dapat menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong efisiensi anggaran serta menjaga efektivitas kinerja aparatur pemerintahan di tengah dinamika yang ada saat ini.
“Karena memang situasi global seperti ini yang berdampak pada nasional tentunya menjadi salah satu efisiensi anggaran, jadi DPRD dalam hal ini mendukung saja,” ujarnya, Minggu (29/3/2026).
Meski demikian, Nurjayanto menegaskan penerapan WFH tidak boleh mengesampingkan fungsi utama pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Baca juga: DPRD Sukoharjo Dukung WFH, Namun Keputusan Tetap Harus Lewat Rapat Paripurna
Ia menekankan pelayanan publik harus tetap berjalan optimal, tanpa adanya penurunan kualitas meskipun ada penyesuaian pola kerja.
Menurutnya, pelayanan kepada masyarakat merupakan prioritas utama yang tidak bisa ditawar.
Oleh karena itu, diperlukan pengaturan yang matang agar sistem WFH tetap berjalan seiring dengan pelayanan publik yang maksimal.
“Yang jelas bersifat urusan pelayanan tetap harus aktif. Artinya, meski diterapkan WFH pelayanan untuk masyarakat tetap harus berjalan,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia juga mengingatkan untuk kegiatan DPRD yang bersifat pengambilan keputusan, mekanisme rapat paripurna tetap harus dilaksanakan secara langsung sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Hal tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga legalitas serta akuntabilitas setiap kebijakan yang dihasilkan.
DPRD Sukoharjo pun mendorong Pemerintah Kabupaten Sukoharjo agar segera melakukan koordinasi dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna merumuskan skema pelaksanaan WFH yang efektif.
Penentuan jadwal maupun teknis pelaksanaan dinilai perlu dipersiapkan secara matang agar tidak mengganggu jalannya roda pemerintahan.
Dengan adanya dukungan sekaligus catatan tersebut, diharapkan kebijakan WFH dapat diimplementasikan secara tepat, tidak hanya sebagai upaya efisiensi, tetapi juga tetap mengedepankan kualitas pelayanan kepada masyarakat sebagai prioritas utama.
Baca juga: Ketua DPRD Sukoharjo Ikut Musnahkan Barang Bukti di Kejari, Tegaskan Dukungan Penuh Penegakan Hukum
(*)
| DPRD dan Forkopimda Sukoharjo Sidak Industri Ciu di Mojolaban, Temukan Ratusan Botol Siap Edar |
|
|---|
| DPRD Sukoharjo Sampaikan 24 Rekomendasi Strategis Atas LKPJ 2025, Soroti PAD juga Pengelolaan Sampah |
|
|---|
| Dukung Penerapan Efisiensi Energi, DPRD Sukoharjo Matikan Lampu Lorong Ruangan pada Siang dan Malam |
|
|---|
| Anggota DPRD Sukoharjo Fiqri Bagaskoro Ajak Masyarakat Rutin Gotong Royong Bersihkan Sungai Samin |
|
|---|
| Aksi Nyata Legislator Muda DPRD Sukoharjo, Fiqri Bagaskoro Turun Langsung Bersihkan Sungai Samin |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ASN-Klaten-2024.jpg)