Kepala Satpol PP Solo mendapat ultimatum dari anggota DPRD. Dia diminta mundur jika tak bisa menyelesaikan polemik coffee shop di City Walk.
JCH Embarkasi Solo yang dipulangkan terus bertambah. Ini karena faktor kesehatan dan lain sebagainya.
Kondisi siswa SMPN 1 Tulung Klaten kini mulai membaik. KBM di sekolah tersebut sudah mulai berjalan normal.
Kasus kecelakaan tugu wisnu, Manahan Solo membuka opsi restorative justice. Ini lantaran keluarga korban ikhlas.
Seorang pria menemukan hal yang mengagetkan di Kali Anyar. Dia melihat mayat bayi di kawasan tersebut.
Bayi yang ditemukan meninggal di bantaran Kali Anyar diperkirakan baru berusia satu hari. Ini terlihat dari tali pusarnya.
Jasad bayi yang ditemukan di Solo ditemukan dengan tali pusar yang masih menempel. Polisi sudah menyelidiki kasus ini.
Polisi akan menyelidiki kasus penemuan bayi di Solo. Mereka sudah turun tangan.
Suami korban mengaku gusar saat mendengar kabar kecelakaan Kereta di Bekasi. Ternyata firasatnya benar.
Korban kecelakaan KRL di Bekasi dimakamkan di Wonogiri. Suami korban terpukul atas musibah ini.
Kecelakaan di Tugu Wisnu Manahan Solo mendapat tanggapan dari keluarga korban, mereka mengaku ikhlas.
Sosok Faridah dikenal sebagai orang yang suka membantu. Dia sering membantu keluarga dan tetangga.
Dugaan keracunan MBG di Klaten dimulai pada Selasa dimana para siswa memakan menu MBG.
Pintu Keraton Solo digembok, aksi ini dilakukan dua kubu yakni LDA dan kubu PB XIV Purboyo.
Ratusan siswa di Klaten diduga keracunan MBG. Mereka dirawat di RS PKU Jatinom.
Korban pegawai ATR/BPN kondisinya masih syok akibat kaca mobilnya dipecah.
Janji Pemerintah Pusat akan kembali ditagih oleh para eks karyawan Sritex. Ini terkait BUMN Tekstil.
Korban kecelakaan kereta di Bekasi dimakamkan dekat makam ayahnya di Boyolali. Dia adalah Faridah Utami.
Korban kecelakaan kereta di Bekasi sempat berpamitan dengan keluarga di Boyolali. Ini sebelum kejadian tersebut.
Seorang korban KRL Bekasi dimakamkan di Boyolali. Ada cerita tentang firasat dari sang kakak yang tak enak.