Hari Buruh 2026
Eks Karyawan Sritex Sukoharjo Tagih Realisasi Janji Pemerintah Bentuk BUMN Tekstil di May Day 2026
Janji Pemerintah Pusat akan kembali ditagih oleh para eks karyawan Sritex. Ini terkait BUMN Tekstil.
Penulis: Anang Maruf Bagus Yuniar | Editor: Ryantono Puji Santoso
Ringkasan Berita:
- Momentum May Day 2026 dimanfaatkan eks karyawan Sritex untuk kembali menagih janji pemerintah pusat terkait rencana pembentukan BUMN tekstil melalui Danantara.
- Koordinator Forum Eks Karyawan Sritex, Agus Wicaksono, meminta pemerintah segera merealisasikan rencana tersebut agar tidak berhenti sebatas wacana.
- Eks karyawan berharap pembentukan BUMN tekstil dapat menjadi solusi penyelamatan pekerja terdampak dan membuka kembali peluang kerja bagi ribuan mantan karyawan Sritex.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Momentum Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dimanfaatkan para eks karyawan Sritex untuk kembali menagih janji pemerintah pusat terkait rencana pendirian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor tekstil melalui Danantara.
Harapan tersebut sebelumnya telah disampaikan kepada pemerintah, menyusul pernyataan dari pihak kementerian yang sempat mengemuka di publik terkait rencana pembentukan BUMN tekstil sebagai upaya menyelamatkan industri sekaligus nasib para pekerja terdampak.
Koordinator Forum Eks Karyawan Sritex, Agus Wicaksono, mengungkapkan pihaknya meminta agar pemerintah segera menindaklanjuti rencana tersebut agar tidak berhenti sebatas wacana.
“Saya pernah menyampaikan kepada pemerintah agar segera menindaklanjuti rencana melalui Danantara. Waktu itu, Mensesneg juga sudah memberikan pernyataan di depan publik bahwa akan mendirikan BUMN tekstil,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).
Ia berharap langkah konkret segera dilakukan, terutama dalam upaya menyelamatkan para eks karyawan Sritex yang hingga kini masih menanti kepastian nasib.
“Berkaitan dengan penyelamatan eks karyawan Sritex, mudah-mudahan bisa segera ditindaklanjuti,” tambahnya.
Sementara itu, terkait aspirasi yang akan disampaikan oleh kalangan serikat pekerja di Sukoharjo, pihak eks karyawan mengaku hingga saat ini belum menjalin komunikasi lebih lanjut dengan ketua serikat pekerja setempat.
Meski demikian, mereka tetap berharap pemerintah pusat dapat segera merealisasikan janji tersebut sehingga para pekerja yang terdampak memiliki harapan baru untuk kembali memperoleh pekerjaan dan penghidupan yang layak.
Tagih Kurator
Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) dimaknai berbeda oleh para eks karyawan Sritex.
Momen ini dimanfaatkan sebagai sarana untuk menyampaikan berbagai harapan, khususnya kepada kurator yang saat ini menangani aset perusahaan, serta kepada pemerintah pusat.
Koordinator Forum Eks Karyawan Sritex, Agus Wicaksono, mengungkapkan masih banyak aspirasi yang ingin disampaikan, terutama terkait kepastian nasib para pekerja yang terdampak.
Baca juga: Aset Transportasi Sritex Sukoharjo Sudah 2 Kali Dilelang, Eks Karyawan Minta Kurator Sampaikan Hasil
“Kalau harapan, tentu banyak yang harus kami sampaikan, terutama kepada kurator dan juga pemerintah pusat. Mudah-mudahan mereka memikirkan kelangsungan hidup para eks karyawan Sritex yang saat ini sudah non produktif,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).
Agus juga menyoroti proses penanganan aset perusahaan yang dinilai berjalan cukup lama.
Ia berharap kurator segera mengambil langkah konkret, khususnya terkait lelang aset bangunan milik Sritex.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/AKSI-DOA-BERSAMA-Sebanyak-50-orang-yang-tergabung-dalam-Solidaritas-Eks-Karyawan-Sritex.jpg)