Selain demam dan ruam, penyakit ini juga berpotensi menimbulkan berbagai komplikasi serius.
Peristiwa ini terjadi di rumah SW, warga Kampung Mageru, RT 1 RW 1, Kelurahan Plumbungan, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen.
Penolakan vaksinasi campak pada anak-anak dinilai dapat menimbulkan efek berantai berupa kerentanan kelompok di masyarakat Kota Solo.
Dari puluhan siswa yang lolos, dua perguruan tinggi negeri ternama menjadi tujuan terbanyak, yakni UGM dan UNS.
Hoarding disorder merupakan gangguan kesehatan mental yang membuat penderitanya kesulitan ekstrem untuk membuang barang.
Liriknya menggambarkan pergumulan batin seorang manusia yang menantikan campur tangan Tuhan, sambil meyakini bahwa mujizat itu nyata.
Di tengah upaya Pemerintah Kota Solo menggencarkan vaksinasi campak, stigma negatif terhadap imunisasi ternyata masih bertahan di sebagian masyarakat.
Pesan utamanya menegaskan bahwa hidup di dunia hanyalah sementara, sehingga setiap detik patut dimanfaatkan untuk hal yang berguna di mata Tuhan.
Sorotan ini bermula dari pernyataan Juru Bicara PB XIV Purboyo, KPA Singonagoro, yang menilai hasil revitalisasi tidak maksimal.
Kubu Pakubuwono XIV Purboyo mengaku belum dapat mengakses area tersebut pasca revitalisasi.
Kebijakan ini diambil menyusul ditemukannya tiga kasus campak di Kabupaten Karanganyar hingga awal April 2026.
Untuk tahun 2026, Retno mengatakan sampai dengan bulan April, vaksinasi dasar lengkap telah mencakup 75 persen.
Dari total tiga kasus tersebut, dua pasien sempat dirawat inap karena membutuhkan penanganan lebih lanjut,
Juru Bicara PB XIV Purboyo KPA Singonagoro menduga proyek ini dikerjakan asal-asalan.
Status Kejadian Luar Biasa (KLB) campak di Kabupaten Klaten dipastikan akan berakhir setelah pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI).
Temuan tersebut berasal dari sekitar 50 sampel suspek campak yang kini tengah diuji di laboratorium.
Wali Kota Solo Respati pun mengimbau warga agar tidak takut dan segera melakukan vaksin sebagai langkah pencegahan.
Gerak-gerik pasangan tersebut yang dinilai tidak wajar. Hal ini terlihat saat mereka langsung naik ke lantai dua.
Jika Tribunners mengalami panas, batuk, pilek disertai mata merah, kemudian muncul ruam, waspadalah.
50-an sampel suspek campak tersebut ditemukan dari berbagai fasilitas kesehatan seperti klinik mandiri hingga puskesmas dan rumah sakit.