Nama FX Rudy mendapat dukungan kuat dari PDIP Boyolali untuk menjadi ketua DPD PDIP Jateng.
Informasi dari warga menyebutkan bahwa sejumlah pihak telah dimintai keterangan, termasuk perangkat desa, kepala desa, dan Inspektorat.
Komunitas Gila Selingkuh terdiri dari beragam kalangan, mulai dari anak-anak muda, ibu rumah tangga, petani, hingga pedagang kaki lima.
Sudah dua tahun terakhir rumah mewah di Perumahan Graha Sejahtera, Mojosongo, Boyolali itu dihuni anak dari bos Koperasi BLN.
Saat kejadian, burung kenari miliknya digantang di teras bengkel tempat ia bekerja. Sri Widodo meninggalkan bengkel untuk istirahat makan siang.
Mia, pemilik warung depan rumah tersebut mengungkap tak terlihat aktivitas di rumah itu sejak Selasa (30/9/2025), padahal sebelumnya selalu ditempati.
Jumlah korban yang melaporkan dugaan penipuan oleh Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN) terus bertambah.
Meski telah berupaya mendatangi langsung, para nasabah BLN belum mendapatkan titik terang terkait pengembalian dana mereka.
Kasus Koperasi BLN disebut sudah menjadi atensi dari polisi. Ini dilihat dari banyaknya korban yang ada.
Rumah mewah di Boyolali ternyata bukan milik Bos BLN, rumah itu ditempati anak Nicholas.
Puluhan anggota koperasi BLN menggeruduk rumah Bos Nicholas di Boyolali. Namun, kondisi rumahnya kosong.
Nasabah BLN menggeruduk rumah mewah Bos BLN di Boyolali. Mereka mencari keberadaan Nicholas namun tak ditemukan.
Seniman kondang asal Boyolali, Abah Lala, mengecam keras aksi kekerasan yang menimpa seorang seniman di Klaten.
Keluarga korban akhirnya memilih langkah yang mengejutkan: memaafkan dan mencabut laporan polisi.
Siswa yang diinjak guru sudah memaafkan. Korban memilih damai dan mencabut laporan pada gurunya itu.
Dugaan sabotase Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di SD Negeri Siswodipuran, Boyolali, Senin (29/9/2025) kemarin.
DPC PPP Boyolali secara terbuka menyatakan dukungan kepada Agus Suparmanto sebagai Ketua Umum PPP periode 2025–2030.
Puting beliung terjadi di Boyolali, ada sejumlah barang yang menjadi korban. Salah satunya parkiran roboh hingga mobil tertimpa pohon.
Pelaku pembacokan emak-emak di Boyolali sudah dijatuhi vonis. Dia divonis 5 tahun penjara atas perbuatannya.
Alasan penarikan MBG di Boyolali karena keamanan siswa. Pihak sekolah dan SPPG tak mau mengambil resiko.