Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Aksi Solidaritas Ojol

Alasan Aksi Solidaritas Ojol di Alun-alun Sragen Batal Digelar, Meski Sudah Ada Driver yang Datang!

Awalnya sejumlah pengemudi ojol berkumpul di trotoar depan kantor Pemda Sragen yang lama. Namun kemudian mereka meninggalkan lokasi 30 menit kemudian

TribunSolo.com/Septiana Ayu
BATAL GELAR AKSI - Kondisi Alun-alun Sasono Langen Putro Sragen pada Jumat (29/8/2025) malam, yang akan digunakan sebagai tempat aksi solidaritas pengemudi ojol di Sragen untuk mendoakan Affan Kurniawan yang batal digelar. Aksi itu rencananya digelar sebagai bentuk keprihatinan para pengemudi ojol di Kabupaten Sragen atas tragedi yang menimpa Affan Kurniawan yang meninggal terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob. 

Mereka menyalakan lilin dan berdoa bersama untuk Almarhum Affan Kurniawan.

Koordinator Sragen Gojek Rider, Cahyo Fajar mengatakan aksi di Alun-alun batal, karena ia dan teman-teman pengemudi ojol lainnya tidak ingin mengganggu kamtibmas di Kabupaten Sragen.

"Karena kita juga melihat kan banyak sekali informasi beredar, saya dengar info toko-toko tutup ataupun apa, kita tidak mau mengganggu kondisifitas ataupun kamtibmas masyarakat Sragen, jadi, kita alihkan disini, kita juga tetap bersolidaritas," kata Cahyo.

"Dipindahkan kesini untuk doa bersama, tidak ada tekanan, dari teman-teman juga melihat kondusifitas," tambah Cahyo.

Hingga malam hari, kondisi pusat kota Sragen terpantau kondusif dan masyarakat beraktivitas seperti biasa. 

Sebelumnya, ribuan pengemudi ojek online (ojol) di Kota Solo menggelar aksi solidaritas atas meninggalnya rekan mereka, Affan Kurniawan, yang tewas setelah dilindas mobil rantis milik Brimob pada Kamis (28/8/2025) di Jakarta.

Baca juga: Demo di Kawasan Gladak Solo Ricuh, Patung Ikonik Pahlawan Nasional Slamet Riyadi Ditulisi ACAB

Aksi dimulai pukul 13.00 WIB, saat para driver ojol berkumpul di Plaza Stadion Manahan Solo.

Affan Kurniawan adalah seorang pengemudi ojek online (ojol) berusia 21 tahun yang meninggal dunia pada Kamis malam, 28 Agustus 2025, setelah dilindas kendaraan taktis (rantis) milik Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.

Saat itu, Affan sedang mengantar pesanan makanan dan tidak terlibat dalam aksi demonstrasi yang berlangsung di sekitar Gedung DPR RI.

Ketika kericuhan terjadi dan aparat mulai membubarkan massa, sebuah kendaraan barracuda melaju cepat di tengah kerumunan dan menabrak dua pengemudi ojol—Affan dan Moh Umar Amarudin.

Affan tewas di tempat, sementara Umar mengalami luka serius.

(*)

 

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved