Aksi Solidaritas Ojol

Kala Kerusuhan Pecah Minggu Dini Hari di Jalan Sukowati Sragen, Warga Terganggu Lalu Putar Balik

Aksi kerusuhan yang terjadi di Jalan Raya Sukowati, Kabupaten Sragen, pada dini hari mengganggu aktivitas warga dan arus lalu lintas.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Putradi Pamungkas

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Aksi kerusuhan yang terjadi di Jalan Raya Sukowati, Kabupaten Sragen, pada Minggu (31/8/2025) dini hari mengganggu aktivitas warga dan arus lalu lintas.

Massa melakukan aksi di tengah jalan dengan membakar sampah di beberapa titik, sehingga membuat kondisi tidak kondusif bagi pengguna jalan.

Saat aparat mulai memukul mundur massa, warga sekitar meminta pengendara dari arah barat menuju timur untuk segera putar balik dari kawasan yang berjarak 35 kilometer atau 40 menit berkendara dari Solo itu.

Para pengemudi bus, truk, mobil, dan sepeda motor pun memilih mundur karena situasi tidak memungkinkan untuk melintas.

Seorang pengendara sepeda motor yang hendak menuju Ngawi sempat kebingungan karena tidak mengenal jalan-jalan alternatif di wilayah Sragen.

Meski demikian, ia akhirnya memutuskan untuk putar balik saat petugas mulai bergerak membubarkan massa.

Pengendara lain yang membawa beronjong juga langsung memutar balik kendaraannya.

Beberapa bus dan truk yang hendak masuk ke arah Kota Sragen turut memilih untuk mundur.

Warga di lokasi terus mengingatkan para pengguna jalan agar tidak melanjutkan perjalanan.

"Ada orang demo, belum selesai ini, putar balik saja," kata seorang warga kepada pengendara.

"Putar balik mas, putar balik mas," teriak warga lainnya.

Pengguna jalan di Jalan Raya Sukowati
PUTAR BALIK - Pengguna jalan di Jalan Raya Sukowati memilih memutar balikkan kendaraan saat ada aksi ricuh di Kabupaten Sragen pada Minggu (31/8/2025). Aksi rusuh yang terjadi di Jalan Raya Sukowati di Kabupaten Sragen mengganggu aktivitas warga dan pengguna jalan.

Meski masih dini hari, banyak warga Sragen yang sudah beraktivitas, terutama mereka yang mencari nafkah di pasar.

Sementara itu, kendaraan dari arah Kota Sragen sempat mengalami kemacetan.

Setelah massa berhasil dipukul mundur, kendaraan berat mulai bisa melintas ke arah Solo.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved