Sopir Bank di Wonogiri Gondol Rp9 Miliar

Istri Anggun Sopir Bank Wonogiri yang Gondol Rp 10 M Akui Malu, tapi Hidup Harus terus Berjalan

Istri anggun, sopir bank Jateng yang menggondol Rp10 miliar mengaku malu. Dia tidak menyangka suaminya berbuat senekat itu.

Tayang:
TribunSolo.com/ Andreas Chris
DIBEKUK - Anggun Tyas, sopir Bank Jateng cabang Wonogiri yang merupakan pelaku pembawa kabur uang Rp 10 Miliar berhasil diamankan oleh petugas kepolisian Polresta Solo, Senin (8/9/2025) usai buron selama sepekan. Ia ditangkap di sebuah rumah yang baru saja dibelinya seharga Rp 140 juta, namun baru dibayar setengahnya, yakni kisaran Rp 70 juta yang diduga berasal dari uang yang dibawa kabur. 

Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Istri Anggun Tyasbodhi driver Bank Jateng Wonogiri yang menggondol uang Rp 10 miliar berinisial I mengaku malu dengan kasus yang menimpa suaminya. 

Ia mengaku tidak menyangka dan tidak tahu suaminya akan berbuat hal nekat itu.

Menurutnya sebelum kejadian juga tak ada gerak-gerik mencurigakan.

Selain itu, ia mengaku malu atas apa yang dilakukan suaminya.

Ada kekhawatiran ia dikucilkan dari lingkungan tempat tinggalnya karena hal itu.

"Jujur iya, malu saya. Tapi kan karena saya tidak melakukan kesalahan kenapa harus malu. Saya juga harus hidup karena anak-anak," katanya.

I mengaku terakhir berkomunikasi dengan suaminya pada Senin (1/9/2025) sebelum Anggun melarikan uang Rp 10 miliar saat mengambil uang tunai di Solo.

Setelah kejadian itu, ia mendapat telepon dari pihak kantor Anggun yang menanyakan apakah Anggun memiliki nomor telepon lain yang bisa dihubungi.

"Tidak ada nomor lain, saat itu belum menyampaikan apa-apa, baru tanya ada nomor lain tidak. Saya coba hubungi tidak aktif juga," ujarnya.

Baca juga: Kesaksian Istri Anggun, Driver Bank Wonogiri yang Gondol Rp10 M: Nomor Suami Tak Bisa Dihubungi

Pihak kantor Anggun akhirnya memberi kabar tentang apa yang dilakukan Anggun. Ia mengaku kaget dan tidak menyangka suaminya berbuat hal itu.

"Kaget, saya mencoba menghubungi juga tidak aktif," imbuhnya.

Pasca kejadian itu, menurutnya sejumlah tetanggnya menguatkannya. Ia juga sempat meminta maaf ke lingkungan apa yang telah dilakukan suaminya.

"Ada yang menguatkan, walaupun saya tahu ada yang tidak. Secara garis warga sini menguatkan saya, karena saya tidak tahu apa-apa, posisi bekerja tiba-tiba mendapat kabar itu," katanya.

I dan anak-anaknya merasa turut menjadi korban atas apa yang dilakukan Anggun. Pasalnya ia dan anak-anak sempat menjadi pusat perhatian di lingkungan bahkan hingga di sekolah.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved