BGN Polisikan Dapur MBG

BGN Polisikan Dapur MBG Jika Ada Kasus Keracunan, SPPG Wonokarto Wonogiri Pasrah Tunggu Instruksi

SPPG Wonokarto sendiri merupakan penyedia MBG untuk SMAN 2 Wonogiri dan MIN Wonogiri yang total ratusan siswanya mengalami gejala keracunan.

Tayang:
TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti
SPPG WONOKARTO - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wonokarto di Wonogiri, Senin (29/9/2025). SPPG Wonokarto menghentikan operasional melayani MBG untuk sementara waktu terhitung mulai Senin (29/9/2025). Hal itu sesuai dengan arahan BGN tentang penutupan sementara bagi SPPG yang bermasalah atau dalam hal ini menyebabkan dugaan keracunan. Diketahui, SPPG Wonokarto sendiri merupakan penyedia MBG untuk SMAN 2 Wonogiri dan MIN Wonogiri yang total ratusan siswanya mengalami gejala mengarah keracunan. 

Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wonokarto di Wonogiri buka suara soal wacana Badan Gizi Nasional (BGN) memperkarakan dapur yang terbukti lalai hingga menyebabkan siswa keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Diketahui, SPPG Wonokarto sendiri merupakan penyedia MBG untuk SMAN 2 Wonogiri dan MIN Wonogiri yang total ratusan siswanya mengalami gejala mengarah keracunan.

Kepala SPPG Wonokarto Tomi Setyo Budi mengatakan pihaknya sendiri sudah mendapatkan informasi mengenai hal tersebut.

KERACUNAN - Ratusan pelajar di Wonogiri absen masuk sekolah lantaran diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (11/9/2025) lalu. Seorang siswa SMA Negeri 2 Wonogiri bahkan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
KERACUNAN - Ratusan pelajar di Wonogiri absen masuk sekolah lantaran diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (11/9/2025) lalu. Seorang siswa SMA Negeri 2 Wonogiri bahkan harus menjalani perawatan di rumah sakit. (Istimewa)

"Kita kemarin sempat mendengarkan terkait hal itu," kata Tomi, kepada TribunSolo, Senin (29/9/2025).

Meski demikian, pihaknya belum berkomentar lebih lanjut terkait hal itu. Pihaknya memilih menunggu petunjuk lebih lanjut terkait wacana itu.

"Masih menunggu petunjuk lebih lanjut," imbuhnya.

Baca juga: Dugaan Keracunan MBG di Wonogiri: Tak Hanya Siswa SMAN 2, Guru dan Murid MIN Juga Alami Diare

Di bagian lain, saat ini SPPG Wonokarto juga menghentikan operasional melayani MBG untuk sementara waktu terhitung mulai Senin (29/9/2025).

Hal itu sesuai dengan arahan BGN tentang penutupan sementara bagi SPPG yang bermasalah atau dalam hal ini menyebabkan dugaan keracunan.

Tomi mengatakan berdasarkan surat yang diterima dari BGN penutupan sementara SPPG yang terjadi kejadian luar biasa (KLB) atau adanya keracunan penerima menu MBG.

"Untuk SPPG yang kemarin kena KLB di bulan September untuk berhenti operasional dulu. Melengkapi beberapa hal seperti SLHS (sertifikasi laik higiene sanitasi)," jelas Tomi.

Adapun penutupan itu dilakukan dalam jangka waktu yang tidak ditentukan, sembari menunggu kesiapan SPPG. Saat ini pihaknya juga menunggu informasi lebih lanjut.

Baca juga: Kronologi Dugaan Keracunan MBG di Wonogiri Versi SPPG : Berawal Saus Encer, Matang Kurang Sempurna

"Kita sudah informasikan ke sekolah-sekolah yang kita layani," kata Tomi. 

Seperti diketahui, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang membuka opsi memperkarakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG terbukti lalai dalam menyajikan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) sehingga menyebabkan keracunan penerima MBG.

Terkait hal ini, Nanik memastikan bahwa penghentian operasional dapur SPPG adalah bagian dari evaluasi BGN.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved