Makan Bergizi Gratis di Karanganyar

Diduga Keracunan Usai Santap MBG di Karanganyar, Dinkes Catat 168 Anak Keluhkan Mules dan Pusing

Tercatat ratusan siswa mengeluhkan sakit perut dan pusing, bahkan sampai ada yang dirawat di rumah sakit. Ini setelah mereka menyantap MBG.

TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
TUTUP SEMENTARA. Penampakan SPPG di Karanganyar yang diduga menjadi penyebab para pelajar muntah-muntah dan diare. Ada dari siswa tersebut yang dilarikan ke rumah sakit, Selasa (7/10/2025). 

Sebab, menu MBG dari SPPG tersebut diduga menyebabkan sejumlah pelajar muntah dan diare, bahkan harus dirawat di RSUD Kartini Karanganyar.

Baca juga: Kronologi Dugaan Keracunan Puluhan Siswa Usai Konsumsi MBG di Karanganyar, Langsung Dilarikan ke RS

“Saat ini dapur itu ditutup sementara,” ujar Adhe, Selasa (7/10/2025).

Menurutnya, penghentian operasional dapur SPPG di Perum Korpri, Kelurahan Popongan, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar, dilakukan langsung oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

“Penutupan dilakukan sambil menunggu hasil uji laboratorium makanan MBG yang diduga menyebabkan pelajar muntah dan diare. Kami masih menunggu hasil lab, sehingga belum bisa memastikan sumber keracunannya dari mana,” kata Adhe.

Sementara itu, berdasarkan pantauan di lokasi dapur SPPG, tidak tampak aktivitas seperti biasanya.

SPPG tersebut terlihat sepi dan tak ada aktivitas dari karyawan. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved