Kebakaran Pasar Wonogiri Kota
Status Darurat Pasca Kebakaran Pasar Kota Wonogiri Diperpanjang, Awalnya Cuma 14 Hari
Awalnya status darurat ditetapkan selama 14 hari dan berakhir pada Senin (20/10/2025). Namun kini diperpanjang 30 hari ke depan.
Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima
TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Status kedaruratan pasca peristiwa kebakaran Pasar Kota Wonogiri yang terjadi pada Senin (6/10/2025) lalu kini diperpanjang oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri.
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menjelaskan awalnya pihaknya menetapkan status darurat selama 14 hari yang berakhir pada Senin (20/10/2025).
Pihaknya kemudian memutuskan untuk memperpanjang status darurat itu selama 30 hari kedepan.
"Status kedaruratan kita perpanjang 30 hari ke depan," katanya, Senin (20/10/2025).
Alasan perpanjangan status darurat itu tak lain agar dalam penanganan pasca kebakaran bisa dilakukan lebih fleksibel.
"Kita perpanjang 30 hari. Ini agar kita lebih luwes juga dalam penanganan dalam artian pasar daruratnya," imbuhnya.
Baca juga: Puing-puing Sisa Kebakaran Pasar Kota Wonogiri Dibersihkan 10 Hari Pasca Insiden
Adapun saat ini, pembangunan pasar darurat masih berjalan.
Bangunan pasar darurat itu didirikan di area sekitar pasar yang tidak terdampak kebakaran.
Pemkab Wonogiri, kata dia, menargetkan pembangunan pasar darurat bisa rampung dan ditempati pedagang mulai 7 November 2025 mendatang.
"Kontrak (pembangunan pasar darurat) sampai tanggal 7 November," jelasnya.
Diketahui, Pasar Kota Wonogiri mengalami kebakaran pada Senin (6/10/2025) dini hari. Diduga api muncul usai terjadi korsleting dari salah satu kios.
Akibatnya aktivitas pasar pada hari itu lumpuh total. Ratusan kios maupun los dengan ribuan pedagang terdampak kebakaran itu.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.
Baca juga: Titik Api Kembali Muncul di Pasar Kota Wonogiri, Diduga dari Bara Sisa Kebakaran
Pemkab Wonogiri telah menetapkan status kedaruratan usai kejadian tersebut. Kini, Pemkab tengah mencari solusi terbaik untuk para pedagang termasuk mempersiapkan pasar darurat.
Sebagai informasi, Pasar Kota Wonogiri terletak di pusat Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, tepatnya di Kelurahan Giriwono, Kecamatan Wonogiri.
Lokasinya berada di jalur utama kota, dekat dengan alun-alun dan kantor pemerintahan daerah, sehingga menjadi pusat aktivitas ekonomi dan perdagangan masyarakat Wonogiri.
Pasar ini dikenal sebagai pasar tradisional terbesar di wilayah tersebut, dengan dua lantai yang menampung ratusan kios dan los pedagang berbagai komoditas, mulai dari sembako, pakaian, hingga perlengkapan rumah tangga.
Baca juga: Pasar Kota Wonogiri Terbakar, 300 Kios Terdampak, Polisi Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
Karena letaknya yang strategis, Pasar Kota Wonogiri juga menjadi titik transit penting bagi warga dari kecamatan sekitar seperti Selogiri, Ngadirojo, dan Wuryantoro.
(*)
| Pasar Darurat Wonogiri Rampung Dibangun, Diadakan Pengundian Lapak Lalu Bisa Ditempati Pedagang |
|
|---|
| Pembangunan Pasar Darurat Wonogiri Rampung, Pembagian Lokasi Masih Dibahas |
|
|---|
| Pembangunan Pasar Darurat Wonogiri Molor dari Target, Pedagang Belum Bisa Tempati Penuh |
|
|---|
| Revitalisasi Pasar Kota Wonogiri Usai Kebakaran Masih Abu-abu, Optimalkan Pemanfaatan Pasar Darurat |
|
|---|
| Kebakaran Pasar Kota Wonogiri: Pembangunan Pasar Darurat Dikejar Deadline 7 November |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Kondisi-Pasar-Kota-Wonogiri-saat-proses-pemadaman-kebakaran-Selasa-7102025.jpg)