Kebakaran Pasar Wonogiri Kota

Kebakaran Pasar Kota Wonogiri: Pembangunan Pasar Darurat Dikejar Deadline 7 November

Pembangunan pasar darurat dampak kebakaran Pasar Kota Wonogiri kini dikebut. Bulan depan proyek tersebut harus kelar.

TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti
PADAM - Suasana Pasar Kota Wonogiri usai kebakaran, Senin (6/10/2025) sore. Proses pemadaman dan pendinginan kebakaran yang melahap ratusan kios di Pasar Kota Wonogiri akhirnya selesai menjelang sore. 

Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Pembangunan pasar darurat pasca kebakaran Pasar Kota Wonogiri terus dikebut.

Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno mengatakan pembangunan pasar darurat bisa rampung dan ditempati pedagang mulai 7 November 2025 mendatang.

"Kontrak (pembangunan pasar darurat) sampai tanggal 7 November," jelasnya.

Adapun bangunan pasar darurat itu didirikan di Terminal Tipe C dan sejumlah titik di area pasar yang tidak terdampak kebakaran.

Pemkab Wonogiri memastikan tak akan menarik retribusi kepada pedagang Pasar Kota Wonogiri selama berjualan di pasar darurat.

"Saat nanti di pasar darurat, tidak ada penarikan retribusi. Gratis retribusi," katanya.

Di bagian lain, Pemkab Wonogiri memperpanjang status kedaruratan peristiwa kebakaran Pasar Kota Wonogiri yang terjadi pada Senin (6/10/2025) lalu.

Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menjelaskan awalnya pihaknya menetapkan status darurat selama 14 hari yang berakhir pada Senin (20/10/2025).

Pihaknya kemudian memutuskan untuk memperpanjang status darurat itu selama 30 hari kedepan.

"Status kedaruratan kita perpanjang 30 hari ke depan," katanya.

Bupati menerangkan, alasan perpanjangan status darurat itu agar dalam penanganan pasca kebakaran bisa dilakukan lebih fleksibel.

"Kita perpanjang 30 hari. Ini agar kita lebih luwes juga dalam penanganan dalam artian pasar daruratnya," imbuhnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved