Pelajar Tewas Kecelakaan di Karanganyar
Siswi MAN 2 Karanganyar Tewas Kecelakaan, Kepsek : Bukan Pertama Kali, Lokasinya Rawan Kecelakaan
Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Karanganyar Muawanatul Badriyah sempat membuat pernyataan bahwa sekolahnya berada di lokasi rawan kecelakaan.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Ringkasan Berita:
- Kepala MAN 2 Karanganyar menyebut sekolahnya berada di lokasi rawan kecelakaan di Jalan Solo–Purwodadi.
- Siswi Selvia (16) tewas setelah diduga terlindas truk saat menyalip; lalu lintas sekitar sekolah dikenal sangat padat.
- Kecelakaan serupa pernah terjadi sebelumnya, bahkan sebelum kepala sekolah saat ini menjabat.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Karanganyar Muawanatul Badriyah sempat membuat pernyataan bahwa sekolahnya berada di lokasi rawan kecelakaan.
Hal ini setelah Selvia Dhira Raehanah (16), siswi MAN 2 Karanganyar tewas dalam kecelakaan di Jalan Solo-Purwodadi, tepatnya di Desa Bulurejo, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Senin (1/12/2025).
"Karena lokasi sekolah berada di rawan kecelakaan," kata Muawanatul, kepada TribunSolo.com, Rabu (3/12/2025).
Muawanatul mengungkap lokasi MAN 2 Karanganyar berada di titik jantung keramaian Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar.
Padatnya lalu lintas di lokasi itu disebutnya menjadi salah satu faktor terjadinya kecelakaan.
Apalagi, kata dia, lokasi sekolah itu berada di pinggir jalan Solo-Purwodadi, dan berdampingan dengan pusat keramaian seperti Pasar Tuban dan kantor Polsek Gondangrejo.
"Lokasi MAN 2 Karanganyar berada di pinggir jalan raya, dekat pasar, serta satu deret dengan beberapa sekolah lain, dan kantor polsek," katanya.
Baca juga: KRONOLOGI Tewasnya Siswi MAN 2 Karanganyar di Jalan Solo-Purwodadi, Terlindas saat Menyalip Truk
Berdasarkan pengalamannya, waktu keberangkatan siswa/siswi atau jam masuk sekolah sekitar pukul 05.00 WIB sampai pukul 07.30 WIB, menjadi waktu terpadat lalu lintas di depan sekolahnya.
Sangking padatnya, dua penjaga sekolah biasanya harus turun ke jalan mengatur kendaraan untuk keluar masuk ke MAN 2 Karanganyar, baik di pagi dan siang hari.
"Setiap pagi kami menurunkan dua penjaga sekolah untuk mengarahkan arus lalu lintas, terutama para pelajar kami yang hendak masuk ke kawasan sekolah, karena jalan depan sekolah padat," kata dia.
Di sisi lain, Muawanatul menyebut kecelakaan yang menewaskan murid MAN 2 Karanganyar di Jalan Solo-Purwodadi bukan kali pertama terjadi.
Menurutnya, pernah terjadi kecelakaan yang melibatkan murid MAN 2 Karangnayar sebelum dirinya menjabat sebagai kepala sekolah.
Berbeda dengan insiden terakhir, kala itu murid yang tewas tidak mengendarai sepeda motor melainkan mengendarai sepeda.
Eksklusif
Multiangle
MAN 2 Karanganyar
Kecelakaan Maut
Jalan Solo-Purwodadi
Pelajar tewas
Karanganyar
Gondangrejo
TribunBreakingNews
| Polisi Bantah Jalur Solo-Purwodadi yang Tewaskan Siswi MAN 2 Karanganyar Rawan Kecelakaan |
|
|---|
| Tragedi Siswi MAN 2 Karanganyar Tewas Kecelakaan : Tak Punya SIM, Sekolah Akui Sudah Beri Imbauan |
|
|---|
| Pelajar MAN 2 Karanganyar Tewas Kecelakaan di Jalan Solo-Purwodadi, Polisi Sebut Tak Miliki SIM C |
|
|---|
| Guru Lewati Lokasi Kecelakaan di Karanganyar, Akui Ada Firasat Aneh, Ternyata Korbannya sang Murid |
|
|---|
| Siswi MAN 2 Karanganyar Tewas Kecelakaan di Jalan Solo-Purwodadi, Guru Kenang Sosoknya Tak Neko-neko |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/titik-lokasi-kecelakaan.jpg)