Kebakaran di Boyolali
Kisah Yamto di Andong Boyolali, Ingin Padamkan Api yang Membakar Dapur Rumah, Berakhir Terluka
Kebakaran terjadi di Boyolali, satu orang mengalami luka bakar akibat berusaha memadamkan api.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
Ringkasan Berita:
- Dapur penyimpanan pupuk kandang di Dukuh Karanggondang, Kadipaten, Andong, terbakar dini hari. Pemilik dapur, Yamto, mengalami luka bakar saat mencoba memadamkan api.
- Warga dan petugas Damkar Boyolali melakukan pemadaman sekitar 10 menit setelah laporan masuk. Api melalap sekitar 70 persen bangunan.
- Kebakaran diduga dipicu panas dari pupuk kandang yang memicu percikan dan menyambar ranting serta sekam di atasnya.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI – Sebuah dapur yang digunakan sebagai tempat penyimpanan pupuk kandang di Dukuh Karanggondang, Desa Kadipaten, Kecamatan Andong, terbakar pada Sabtu (6/12/2025) dini hari.
Dalam kebakaran itu, pemilik dapur mengalami luka bakar saat berusaha memadamkan api.
Kabid Damkar Boyolali, Supriyono, mengatakan peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 00.15 WIB.
Api pertama kali diketahui oleh salah satu warga, Wiwit Sulistyaningsih, yang mendengar suara seperti kayu terbakar dari arah belakang rumah.
Baca juga: Merah Menyala, Kebakaran Melanda Rumah di Kompleks Padat Penduduk di Penumping Solo
Setelah dicek bersama Yamto (67), pemilik rumah, api sudah membesar hingga bagian atap.
Saat itu juga, Yamto berusaha memadamkan api, namun justru tersambar api.
Yamto mengalami luka bakar di bagian tangan, wajah, dan rambut saat mencoba memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
Melihat api kian membesar, warga meminta bantuan warga lainnya dan melapor ke Ketua RT.
Api Dipadamkan Bersama Warga
Sementara itu, pihak kepolisian dari Polsek Andong yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi dan meneruskan informasi kepada petugas Damkar Boyolali yang siaga di Kecamatan Klego.
“Sekitar 10 menit setelah menerima laporan, Regu 01 Damkar Boyolali tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman,” jelasnya.
Api berhasil dipadamkan setelah petugas berjibaku bersama warga.
Namun, bangunan dapur yang digunakan sebagai tempat penyimpanan pupuk kandang mengalami kerusakan cukup parah, dengan kondisi terbakar sekitar 70 persen beserta sejumlah perabot di dalamnya.
Berdasarkan hasil sementara, penyebab kebakaran diduga berasal dari panas yang ditimbulkan pupuk kandang.
“Diduga suhu pupuk kandang meningkat sehingga memicu percikan api, kemudian menyambar ranting dan sekam yang berada di atasnya,” pungkas Supriyono. (*)
| El Nino Picu Kemarau Lebih Panas, Warga Boyolali Diimbau Tak Bakar Lahan |
|
|---|
| Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Panas, Damkar Boyolali Wanti-wanti Kebakaran Lahan |
|
|---|
| Ditinggal ke Hajatan Tetangga, Rumah Warga di Grogolan Boyolali Ludes Terbakar |
|
|---|
| Sirnanya Jejak Sunan Kalijaga di Boyolali, Masjid Usia Ratusan Tahun Bekas Pertapaan Kini Jadi Abu |
|
|---|
| Masjid Jami Jalaludin Boyolali Ludes Terbakar Dini Hari, Penyebabnya Diduga Korsleting Listrik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Kebakaran-andong-boyolali-2.jpg)