Fakta Menarik Tentang Solo

Perbedaan Mie Ayam Solo dan Wonogiri, Sekilas Tampak Sama, Padahal Masing-masing Punya Ciri Khas

Berikut TribunSolo.com rangkum perbedaan mie ayam Solo dan Wonogiri, dikutip dari berbagai sumber

Tayang:
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Instagram@mieayam_gajahmungkur
KULINER LEGENDARIS WONOGIRI - Menu Mie Ayam and Bakso Gajah Mungkur Pak Karno di Depok, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Begini lho perbedaan mie ayam Solo dan Wonogiri. 

3. Mie Ayam Handayani Kartopuran – Kuah Manis-Gurih, Ayam Suwir Lembut

Mie Ayam Handayani Kartopuran, Jl. Pandu Dewanata No.04, Jayengan, Serengan, sudah lama menjadi legenda.

Kuahnya sedikit manis namun gurih, berpadu dengan ayam suwir lembut.

Selain mie ayam klasik, warung ini menawarkan lauk tambahan seperti kepala ayam, ceker, dan gorengan renyah.

Porsi dan harga yang bersahabat (Rp10.000–Rp25.000) menjadikannya favorit mahasiswa dan pekerja.

4. Mie Ayam Tugu Lilin Pajang – Kuah Kental dan Topping Melimpah

Berlokasi di Jl. Joko Tingkir No.1, Pajang, Laweyan, Mie Ayam Tugu Lilin Pajang terkenal dengan kuah kental dan topping ayam melimpah.

Cita rasanya kuat namun tetap nyaman di lidah.

Pelengkap seperti sate usus, rambak, hingga ceker baceman membuat pengalaman bersantap semakin lengkap.

Dengan harga terjangkau Rp10.000–Rp25.000, warung ini jadi favorit sore hingga malam.

5. Mie Ayam & Bakso Pak Dhe – Kenyang dengan Rasa Lengkap

Terletak di Jl. Gatot Subroto No.60, Kemlayan, Serengan, warung ini menawarkan porsi besar dengan mie kenyal, kuah gurih, dan tambahan bakso padat.

Perpaduan rasa dan tekstur membuat setiap mangkuk terasa memuaskan.

Dengan harga sekitar Rp15.000 per porsi, Mie Ayam & Bakso Pak Dhe cocok untuk keluarga, mahasiswa, maupun pekerja yang mencari santapan lezat dan kenyang.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved