Pendaki Hilang di Mongkrang
Sepuluh Hari Opsar Pendaki Bukit Mongkrang Karanganyar, Yazid Belum Ditemukan
Usaha sepuluh hari pencarian pendaki hilang di bukit mongkrang belum membuahkan hasil. Kini akan dilakukan evaluasi.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Ryantono Puji Santoso
Ringkasan Berita:
- Operasi SAR terhadap Yazid Ahmad Firdaus (26) yang hilang di Bukit Mongkrang, Tawangmangu, Karanganyar.
- Sebanyak 350 personel dari 50 organisasi dikerahkan, menggunakan berbagai metode seperti penyisiran darat, drone, vertical rescue, dan anjing pelacak (K9).
- Cuaca ekstrem dengan angin kencang dan jarak pandang terbatas menjadi kendala utama, sementara tim SAR akan mengevaluasi kemungkinan perpanjangan operasi pencarian.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Operasi pencarian SAR (Opsar) terhadap Yazid Ahmad Firdaus (26), survivor asal Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, yang hilang di Bukit Mongkrang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, dilanjutkan hingga hari ke-10, Rabu (28/1/2026).
Namun pencarian hari ini berakhir tanpa hasil.
Berbagai upaya dilakukan baik melalui penyisiran manual, pemantauan udara menggunakan drone, hingga pengerahan anjing pelacak (K9).
Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor SAR Solo, Kamal Riswandi.
“Hari ini hari ke-10 pencarian. Tadi sudah dilaksanakan tim SAR gabungan dengan pencarian menggunakan K9, penyisiran darat, dan saat ini vertical rescue juga melakukan pencarian, namun hasilnya nihil,” kata Kamal, Rabu (28/1/2026).
Kamal mengatakan, dalam pencarian hari ke-10 ini, sebanyak 350 personel dari 50 organisasi dikerahkan.
Ia menyebutkan, cuaca menjadi faktor kendala utama dalam proses pencarian.
“Kendala cuaca yang cukup ekstrem. Tadi saya sudah naik ke lokasi, angin cukup besar, jarak pandang juga sangat terbatas, tidak lebih dari lima meter,” ujarnya.
“Namun ke depan kami akan melakukan evaluasi terlebih dahulu terhadap kegiatan hari ini, apakah pencarian akan diperpanjang atau tidak. Karena ini sudah masuk perpanjangan pertama selama tiga hari. Hasil evaluasi nanti akan menentukan apakah diperpanjang atau tidak,” pungkasnya.
Kronologi
Seperti diketahui, peristiwa hilangnya Yazid terjadi saat ia mendaki bersama teman-temannya, Minggu, 18 Januari 2026.
Mereka memulai pendakian pukul 06.30 WIB dan sampai di puncak sekitar pukul 08.00 WIB.
Namun, saat turun menuju pos tiga, Yazid terpisah dari rombongan.
Seluruh teman-temannya berhasil kembali ke basecamp, tetapi Yazid belum terlihat.
Kejadian ini kemudian dilaporkan kepada petugas SAR.
Baca juga: Hari ke-10 Pencarian Pendaki Hilang Mongkrang Karanganyar, SAR Sisir Tebing Terjal Ikuti Bau Anyir
Pada pencarian hari ke-9, petugas mendapatkan petunjuk baru berasal dari area Pos 3 Tapak Nogo.
Beberapa personel yang terlibat pencarian mencium bau menyengat di lokasi tersebut. (*)
| Bukit Mongkrang Karanganyar Masih Ditutup, Pengelola Lakukan Pembenahan Jalur |
|
|---|
| Imbas Penutupan Bukit Mongkrang Karanganyar, Pedagang Jalur Pendakian Hentikan Aktivitas |
|
|---|
| Bukit Mongkrang Karanganyar Masih Ditutup, Kemungkinan hingga Akhir Ramadhan |
|
|---|
| Cerita Relawan, Rela Bermalam di Tengah Hutan Demi Temukan Keberadaan Yazid |
|
|---|
| Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang Karanganyar Ditemukan, Terselip Doa Sang Ibunda dari Tanah Suci |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Tim-sar-pencarian-mongkrang.jpg)