Jalan Berlubang di Wonogiri

Jalan Berlubang di Depan SMPN 1 Wonogiri Diduga Sebabkan Kecelakaan Tunggal

Jalan berlubang di depan SMPN 1 Wonogiri disebut telah makan banyak korban kecelakaan.

Tayang:
TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti
Jalan berlubang yang berlokasi di depan SMP Negeri 1 Wonogiri dikeluhkan warga karena sering jadi penyebab kecelakaan. 
Ringkasan Berita:
  • Jalan berlubang di depan SMPN 1 Wonogiri dikeluhkan warga.
  • Banyak kejadian kecelakaan tunggal akibat jalan berlubang di depan SMPN 1 Wonogiri.
  • DPUPR Wonogiri mulai anggarkan perbaikan jalan berlubang awal tahun ini.

Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Warga Kabupaten Wonogiri mengeluhkan jalan bergelombang cukup tinggi di depan SMP Negeri 1 Wonogiri.

Pantauan di lokasi, kondisi jalan tersebut cukup parah. Jalan tersebut bergelombang cukup tinggi sehingga menjadi tidak rata dan membahayakan pengguna jalan.

Salah seorang warga, Iwan Adi (29) menyebut kondisi jalan bergelombang itu bahkan sempat membuat beberapa pengendara sepeda motor terjatuh.

"Banyak itu yang jatuh disitu. Sudah beberapa kali kejadian," katanya, Rabu (4/2/2026).

Ia mengatakan banyak warga yang mengeluhkan kondisi itu. Terlebih, ketika ada pengguna jalan yang jarang melintas di jalan tersebut menurutnya sangat berbahaya.

Baca juga: Tradisi Sadranan Jelang Ramadhan, Jalan Cepogo Boyolali Sampai Macet

Warga berharap agar segera ada tindak lanjut dari dinas terkait, seperti misalnya penambalan agar jalan tersebut tak bergelombang.

"Misal kalau tidak tahu kondisinya, dari selatan agak kencang. Pas di situ bisa mumbul karena tinggi, berbahaya," ujarnya.

Menanggapi hal itu, Kepala DPUPR Wonogiri Prihadi Ariyanto menjelaskan jalan itu merupakan ruas jalan kabupaten. Menurut dia, sudah ada beberapa perbaikan di ruas itu.

"Sebelumnya sudah ada perbaikan-perbaikan yang dilakukan. Diperbaiki, begitu lagi. Di tahun 2026 ini kami akan atasi dengan dibeton dasarnya," jelasnya.

Kerusakan berulang itu, kata dia, bisa saja disebabkan karena kondisi tanah dasar di jalan itu basah. Bisa jadi, ada sumber air atau penyebab lainnya.

Baca juga: Bencana Longsor di Jatiyoso Karanganyar, Satu Keluarga Terpaksa Mengungsi, Kerugian Capai Rp30 Juta

"Nanti yang rusak itu digali, lalu diberi beton. Seperti yang di depan Lapas itu. Diperbaiki tidak bisa akhirnya dibeton," ujarnya.

Prihadi menambahkan, saat ini upaya perbaikan jalan itu dalam proses lelang. Masyarakat diharapkan bersabar menunggu proses yang dilakukan. Selain itu, pihaknya mengimbau agar masyarakat terutama pengguna jalan berhati-hati.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved