Pasar Slogohimo Wonogiri Terbakar

Pasar Slogohimo Wonogiri Ditargetkan Ditempati Desember 2026, Proses Tender Mulai Februari

Pemkab Wonogiri menargetkan proses tender dimulai awal Februari, sehingga kontrak pembangunan bisa berjalan pada Maret atau April mendatang.

Tayang:
Tribunsolo.com/Erlangga Bima Sakti
Kondisi terkini Pasar Slogohimo usai terbakar beberapa waktu lalu 

Ringkasan Berita:
  • Pasar Slogohimo yang terbakar 2023 akan dibangun 2026 dengan anggaran Rp17 miliar.
  • Pemkab Wonogiri menargetkan Desember pasar sudah bisa ditempati pedagang.
  • DED rampung, tender dimulai Februari dan pembangunan diperkirakan Maret/April.

 

Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Harapan agar Pasar Slogohimo kembali hidup semakin mendekati kenyataan.

Pemerintah Kabupaten Wonogiri menargetkan pembangunan pasar yang terbakar pada 2023 itu rampung tahun ini, sehingga Desember mendatang para pedagang sudah bisa kembali menempati kios mereka.

Sekretaris Daerah Wonogiri FX Pranata menyebut dokumen Detail Engineering Design (DED) pembangunan pasar telah rampung.

Baca juga: Area Pasar Slogohimo Wonogiri yang Terbakar Jadi Tempat Pembuangan Sampah, Picu Bau tak Sedap

Pemkab Wonogiri menargetkan proses tender dimulai awal Februari, sehingga kontrak pembangunan bisa berjalan pada Maret atau April mendatang.

"Harapannya Desember bisa ditempati, atau malah sebelum itu bisa ditempati teman-teman pedagang," kata FX Pranata.

Ia menjelaskan bahwa penggunaan pasar setelah pembangunan selesai tetap diperuntukkan bagi pedagang lama yang sebelumnya berjualan di lokasi tersebut.

"Artinya yang menempati teman-teman pedagang yang sebelumnya sudah ada di sana. Mungkin ada sedikit penyesuaian," beber dia.

Anggaran Rp17 Miliar

Pasar Slogohimo yang mengalami kebakaran hebat pada September 2023 silam dijadwalkan mulai dibangun pada 2026. 

Pemkab Wonogiri telah menyiapkan anggaran sekitar Rp17 miliar untuk merealisasikan pembangunan tersebut.

Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, mengatakan pembangunan pasar menjadi prioritas agar aktivitas ekonomi masyarakat segera pulih.

"Anggarannya sekira Rp 17 miliar," jelasnya.

Baca juga: POTRET Truk Snack Terjun ke Sungai Slogohimo Wonogiri, Kardus Mengapung di Antara Lumpur dan Bambu

Ia menuturkan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) bersama Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdag & KUKM) Wonogiri telah bersepakat mempercepat pembangunan pasar tersebut.

Sejak kebakaran terjadi hingga kini, para pedagang masih menempati pasar darurat. Pemerintah berharap pembangunan pasar permanen bisa menghidupkan kembali perputaran ekonomi di kawasan Slogohimo.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved