Pasar Slogohimo Wonogiri Terbakar

Bocoran Desain Pasar Slogohimo Wonogiri, Tetap Dibangun Satu Lantai

Konsep pasar Slogohimo Wonogiri tetap menggunakan satu lantai. Pedagang juga tetap sama dan tidak ada perubahan.

Tayang:
TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti
PAPAN NAMA. Pasar Slogohimo di Wonogiri, pasca dilanda kebakaran pada Kamis (28/9/2023) silam. Pasar ini akan dibangun tahun ini dengan konsep satu lantai. 

Ringkasan Berita:
  • Pembangunan Pasar Slogohimo Wonogiri dijadwalkan tahun 2026. Tender proyek berlangsung Februari, pembangunan diperkirakan mulai April dengan target peresmian Desember 2026.
  • Pasar akan dibangun satu lantai dan dimundurkan sekitar 14 meter dari ruas jalan demi keselamatan serta penataan kawasan.
  • Pedagang telah menunggu pembangunan selama tiga tahun sejak kebakaran hebat pada September 2023. Anggaran mencapai Rp17,17 miliar dari bantuan provinsi dan APBD Wonogiri.

Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Pembangunan Pasar Slogohimo Wonogiri bakal dilakukan pada tahun 2026 ini.

Tender proyek itu akan dilakukan pada Februari 2026.

Sementara, pembangunan diperkirakan bisa dimulai pada April 2026.

Para pedagang sudah menunggu pembangunan pasar ini selama tiga tahun.

Seperti diketahui, kebakaran hebat di pasar tersebut terjadi pada September 2023 lalu.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan UMKM Wonogiri Wahyu Widayati menyampaikan bahwa pembangunan pasar direncanakan dimulai April 2026.

Baca juga: Pasar Slogohimo Wonogiri Dibangun April 2026, Pemkab Kumpulkan Ratusan Pedagang

Adapun konsep pasar tetap satu lantai dan tidak ditingkat.

Pembangunan akan dimundurkan sekitar 14 meter dari ruas jalan demi keselamatan dan penataan kawasan.

“Total anggaran pembangunan Pasar Slogohimo mencapai Rp17,17 miliar, bersumber dari bantuan provinsi sebesar Rp10 miliar dan sisanya dari APBD Kabupaten Wonogiri," katanya.

Peresmian pasar ini bakal dilakukan pada Desember 2026.

Pedagang Tetap Sama

Sekda Wonogiri FX Pranata menegaskan Pasar Slogohimo yang dibangun nanti akan ditempati pedagang yang sudah menempati pasar itu. 

Ini sudah sesuai DED yang digarap. 

Artinya, pasar diperuntukkan bagi pedagang yang sudah menempati pasar itu.

"Artinya yang menempati teman-teman pedagang yang sebelumnya sudah ada di sana. Mungkin ada sedikit penyesuaian," beber FX Pranata.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved