Imlek 2026
Libur Imlek 2026, Rekomendasi 5 Menu Kuliner di Sragen, Ada Opor Ayam
Sragen terkenal dengan cita rasa kulinernya, salah satunya ada warung legendaris yakni Opor Ayam Mbah Rajak.
Penulis: Tribun Network | Editor: Ryantono Puji Santoso
Di Jalan Raya Solo-Purwodadi tepatnya di seberang PLN Sumberlawang, Sragen terdapat kuliner legendaris.
Kuliner legendaris itu yakni Mie Ayam Ceker yang sudah ada sejak tahun 2007.
Warungnya sederhana tepat di pinggir jalan, dengan nuansa asri dengan pemandangan pematang sawah yang luas.
Jika beruntung, anda bisa kulineran sembari melihat kereta api lewat, tentu saja menjadi pengalaman berwisata kuliner yang beda.
Kuliner ini berada di Kebayanan III, Ngandul, Kec. Sumberlawang, Kabupaten Sragen.
Lokasinya sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Solo.
Menu andalannya tentu Mie Ayam dengan topping ceker.
Yang membedakan dengan yang lainnya adalah Mie Ayam Ceker diberi topping melimpah, yang terdiri dari jamur, daun loncang, dan tentu saja ceker ayam.
Rasa ceker ayamnya manis dan memiliki tekstur yang empuk.
Rasanya dijamin bikin nagih, karena warung Mie Ayam Ceker ini tidak pernah sepi dari pembeli.
Selain menu Mie ayam juga tersedia menu bakso, dan yang tidak kalah spesial adalah menu es sup buahnya.
Warung Mie Ayam Ceker ini buka setiap hari mulai pukul 07.00 WIB sampai 18.30 WIB.
Baca juga: Kuliner Unik di Klaten, Soto Kering atau Soto Garing Tanpa Kuah, Harga Murah Meriah
3. RM Ayam Goreng Sin di Jalan Sukowati, Ayam Kampung dan Sambal Terasinya Mantap
Rumah Makan (RM) Ayam Goreng Sin merupakan salah satu jujugan Kuliner Legendaris di Kabupaten Sragen.
Lokasinya di Jalan Raya Sukowati nomor 149, Kelurahan Sragen Kulon, Kecamatan/Kabupaten Sragen.
| Momen Libur Imlek 2026: 4 Rekomendasi Hotel di Tawangmangu Karanganyar, Bisa Nikmati Alam |
|
|---|
| Libur Long Weekend dan Tahun Baru Imlek Dongkrak Okupansi Hotel di Karanganyar, Capai 95 Persen |
|
|---|
| Libur Imlek 2026 Bernuansa Alam, Ini 5 Rekomendasi Hotel di Tawangmangu Karanganyar |
|
|---|
| Mengenal Kue Moho atau Hwat Kwee, Kuliner Khas Solo Perpaduan Tionghoa-Jawa, Laris Manis saat Imlek |
|
|---|
| Kenapa Perayaan Imlek di Solo Identik dengan Lampion? Begini Sejarah Panjangnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Opor-ayam-Mbah-Rajak-di-Sragen.jpg)