Imlek 2026
Libur Imlek 2026, Rekomendasi 5 Menu Kuliner di Sragen, Ada Opor Ayam
Sragen terkenal dengan cita rasa kulinernya, salah satunya ada warung legendaris yakni Opor Ayam Mbah Rajak.
Penulis: Tribun Network | Editor: Ryantono Puji Santoso
TRIBUNSOLO.COM - Bumi Sukowati memiliki banyak keragaman kuliner.
Mulai dari makanan dan minuman, rasanya juga tidak mengecewakan.
Nah, momen libur Imlek 2026 ini, yang kebetulan ada di Sragen bisa mencicipi lima kuliner ini:
1.Opor Ayam dan Jadah Warung Mbah Rajak
Bagi warga Sragen, kuliner satu ini seolah suda jadi kuliner wajib.
Ialah warung Mbah Rajak yang berlokasi di Kios Pasar Kota, Raya Ngawi - Solo, Magero, Sragen Tengah, Kec. Sragen, Kabupaten Sragen.
Lokasinya sekitar 30 kilometer dari Kota Solo.
Warung ini berjualan opor ayam hingga cemilan seperti jadah, jenang hingga wajik.
Keluarga Mbah Rajak masih setia berjualan di kios sederhana, dan enggan membuka cabang meski diburu banyak pembeli.
Jenang dan jadah Mbah Rajak menjadi favorit bagi yang rindu dengan masakan yang sudah ada sejak 50 tahun lalu itu.
Sementara itu, Opor ayam Mbah Rajak juga jarang ditemukan dimanapun, karena memiliki ciri khas tersendiri sehingga rasanya sangat melekat di lidah yang pernah mencicipinya.
Jika biasanya opor disajikan dengan kuah bewarna kuning, lain dengan opor ayam Mbah Rajak yang disajikan dengan kuah bewarna coklat dan kental.
Daging ayamnya empuk dengan bumbu manisnya yang meresap sempurna pada daging ayam.
Opor ayam terdiri dari berbagai macam bagian, seperti menthok, tepong besar, tepong kecil, paha, kepala, ampela.
2. Mie Ayam Ceker Mas Iman, Seberang PLN Sumberlawang
| Momen Libur Imlek 2026: 4 Rekomendasi Hotel di Tawangmangu Karanganyar, Bisa Nikmati Alam |
|
|---|
| Libur Long Weekend dan Tahun Baru Imlek Dongkrak Okupansi Hotel di Karanganyar, Capai 95 Persen |
|
|---|
| Libur Imlek 2026 Bernuansa Alam, Ini 5 Rekomendasi Hotel di Tawangmangu Karanganyar |
|
|---|
| Mengenal Kue Moho atau Hwat Kwee, Kuliner Khas Solo Perpaduan Tionghoa-Jawa, Laris Manis saat Imlek |
|
|---|
| Kenapa Perayaan Imlek di Solo Identik dengan Lampion? Begini Sejarah Panjangnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Opor-ayam-Mbah-Rajak-di-Sragen.jpg)