PKL di Simpang Lima Boyolali
Mobil Satpol PP Mangkal 6 Hari di Simpang Lima Boyolali, Antisipasi PKL Bandel yang Nekat Jualan
Langkah ini dilakukan menyusul penetapan Simpang Siaga sebagai kawasan bebas PKL usai direvitalisasi.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Ringkasan Berita:
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Boyolali memarkirkan satu unit mobil patroli di kawasan Simpang Lima Boyolali untuk mengantisipasi pedagang kaki lima (PKL) yang nekat berjualan di area terlarang.
Langkah ini dilakukan menyusul penetapan Simpang Siaga sebagai kawasan bebas PKL usai direvitalisasi.
Mobil patroli bernomor polisi AD 9101 XD tersebut terparkir di sisi barat patung globe, tepat di pinggir jalan kawasan bundaran.
Baca juga: Perang Sarung Marak di Boyolali, Saling Cari Lawan via Media Sosial WhatsApp Hingga Instagram
Keberadaan kendaraan dinas itu menjadi penanda tegas bahwa lokasi tersebut kini tidak boleh lagi digunakan untuk aktivitas berdagang.
Kepala Satpol PP Boyolali, Utatik, membenarkan bahwa penempatan mobil patroli dilakukan secara sengaja sebagai bagian dari upaya penertiban.
"Kita pasang di situ," ujar Kepala Satpol PP Boyolali, Utatik, Senin (23/2/2026).
Ia menjelaskan, kawasan Simpang Siaga saat ini resmi menjadi daerah larangan bagi PKL.
Para pedagang lama telah dipindahkan ke Jalan Merdeka Timur, tepatnya di kompleks kantor terpadu Pemerintah Kabupaten Boyolali.
Sementara pedagang musiman atau pedagang tiban selama Ramadan diarahkan berjualan di sepanjang Jalan Merbabu, mulai dari rumah dinas Wakil Bupati ke arah timur sisi utara.
Penertiban, kata dia, dilakukan secara humanis.
Petugas tidak langsung melakukan tindakan tegas, melainkan memberikan pemahaman kepada pedagang agar mematuhi aturan.
Mangkal 6 Hari Terakhir
Mobil patroli tersebut sudah ditempatkan di lokasi sekitar lima hingga enam hari terakhir dan rutin disambangi petugas.
| Polemik Alot Warung Mie Babi Sukoharjo, Warga dan Pemilik Masih Sama-sama Pertahankan Sikap |
|
|---|
| Lansia Penghuni Fasum di Solo Dikabarkan Bakal Dihadiahi Rumah oleh Presiden Prabowo, Ini Faktanya |
|
|---|
| Jawa Tengah Perkuat Regenerasi Petani dan Inovasi Demi Jaga Ketahanan Pangan |
|
|---|
| Kisah Mbah Painah di Pucangsawit Solo, Tinggal di Fasum yang Awalnya untuk Penyimpanan Barang Warga |
|
|---|
| Uji Kesiapsiagaan! Simulasi Demo Anarkis di Sukoharjo Libatkan Ratusan Peserta, Ada yang Bela Diri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/JAGA-DARI-PKL-Satpol-PP-Boyolali-memarkirkan-satu-unit-mobil-patroli-di-kawasan-Simpang-Lima.jpg)