Lebaran 2026

Kuliner Enak di Wonogiri Selain Bakso-Mie Ayam, Ada Soto Daging Hingga Sate Kambing

Berikut 5 rekomendasi kuliner khas Wonogiri yang wajib dicoba saat momen Lebaran:

Tayang:
Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
Google Street View/Gmaps
KULINER WONOGIRI - Seporsi Sate Kambing Pak Gino Wonogiri, 2026. (Gmaps Sate Kambing Pak Gino Wonogiri) 
Ringkasan Berita:
  • Wonogiri punya beragam kuliner legendaris selain bakso dan mie ayam, mulai dari soto, pecel, hingga hidangan pedas khas Jawa.
  • Lima rekomendasi terbaik adalah Soto Daging Hik Teh Poci, Pondok Makan Tebing Grenjengan, Tahu Kupat Baso Mbah Sronto, Pecel Mbah Nardi, dan Sate Kambing Pak Gino.
  • Tiap tempat menawarkan cita rasa khas, suasana autentik, dan lokasi yang mudah dijangkau dari Alun-alun Wonogiri.

 

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, tak hanya identik dengan bakso dan mie ayam yang sudah melegenda di lidah para pecintanya.

Di momen Lebaran, Wonogiri justru menawarkan beragam sajian khas Jawa yang kaya rasa—mulai dari hidangan berkuah hangat hingga olahan bercita pedas yang menggugah selera, cocok dinikmati bersama keluarga.

Kekayaan kuliner di kota ini menjadi daya tarik tersendiri, menghadirkan cita rasa tradisional yang tetap lestari dan dirindukan, baik oleh warga lokal maupun perantau yang pulang kampung.

Tak heran, banyak kuliner legendaris di Wonogiri selalu ramai diburu saat libur Lebaran.

Berikut 5 rekomendasi kuliner khas Wonogiri yang wajib dicoba saat momen Lebaran:

1. Soto Daging Hik Teh Poci

Resep Soto Daging Enak, Rasanya yang Lezat Bikin Kita Susah Move On
KULINER WONOGIRI - Ilustrasi soto daging yang lezat. (Sajian Sedap)

Terletak di Jalan Jenderal Sudirman, Donoharjo, Soto Daging Hik Teh Poci menjadi salah satu destinasi kuliner paling dicari.

Kuah kaldunya yang bening namun kaya rasa berpadu dengan irisan daging empuk, menjadikan soto ini sempurna dinikmati sebagai sarapan atau makan siang.

Cita rasa tradisional yang dipertahankan sejak lama membuat warung ini hampir selalu dipenuhi pembeli, terutama di akhir pekan.

Kenapa wajib dicoba:

  • Kuah gurih khas Wonogiri
  • Dagingnya lembut
  • Cocok untuk semua usia dan selera

Lokasinya berjarak 2,4 kilometer dari Alun-alun Wonogiri, atau bisa ditempuh kurang lebih 5 menit kendaraan pribadi.

Baca juga: 3 Rekomendasi Wisata Alam dan Sejarah di Sukoharjo Jateng : Cocok Buat Liburan Akhir Tahun 2025

2. Pondok Makan Tebing Grenjengan

KULINER WONOGIRI - Suasana dan menu di Pondok Makan Tebing Grenjengan, Wonogiri, Jawa Tengah. Rumah makan ini tidak hanya menyuguhkan aneka menu tradisional khas Wonogiri, tetapi juga menawarkan suasana syahdu dengan latar tebing batu yang memesona.
KULINER WONOGIRI - Suasana dan menu di Pondok Makan Tebing Grenjengan, Wonogiri, Jawa Tengah. Rumah makan ini tidak hanya menyuguhkan aneka menu tradisional khas Wonogiri, tetapi juga menawarkan suasana syahdu dengan latar tebing batu yang memesona. (INSTAGRAM/tebinggrenjengan)

Jika Anda mencari tempat makan yang menawarkan suasana menenangkan, Pondok Makan Tebing Grenjengan adalah pilihan terbaik.

Lokasinya dekat Waduk Gajah Mungkur, menyajikan panorama alam yang indah.

Menu andalannya meliputi ikan nila dan lele bakar/goreng, ayam kampung, pecel, hingga nasi bancaan yang menjadi favorit keluarga.

Kenapa wajib dicoba:

  • Makanan rumahan yang kaya bumbu
  • Suasana makan ditemani pemandangan waduk dan tebing
  • Cocok untuk kumpul keluarga

Lokasinya berjarak 7,6 kilometer dari Alun-alun Wonogiri, atau bisa ditempuh kurang lebih 13 menit kendaraan pribadi.

Baca juga: 5 Rekomendasi Kuliner di Klaten Jawa Tengah, Ada Warung Tertua yang Sudah Eksis Sejak 1907

3. Tahu Kupat Baso Mbah Sronto

Warung Tahu Kupat Pak Gendit yang berlokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan atau di depan SMAN 3 Boyolali.
KULINER WONOGIRI - Ilustrasi tahu kupat yang menggugah selera. (TribunSolo.com/Tri Widodo)

Kuliner sederhana ini sudah melekat kuat di hati warga Wonogiri.

Tahu Kupat Bas Ronto menyajikan perpaduan tahu, kupat, sayuran segar, irisan bakso, kerupuk, dan kuah pedas kental yang khas.

Berada di Jalan Raya Donoharjo, tempat ini selalu ramai pada sore hingga malam hari, terutama oleh warga yang ingin menikmati hidangan ringan namun nikmat.

Kenapa wajib dicoba:

  • Perpaduan kuah pedas kental dan kupat empuk
  • Ada tambahan bakso yang membuatnya unik
  • Cocok untuk camilan sore atau makan santai

Lokasinya berjarak 2,8 kilometer dari Alun-alun Wonogiri, atau bisa ditempuh kurang lebih 6 menit kendaraan pribadi.

Baca juga: 7 Rekomendasi Penyetan Enak di Solo Jawa Tengah : Spot Kulineran Pedas pada Malam Hari

4. Pecel Spesial Mbah Nardi

Pecel Mbah Nardi, salah satu legenda Kuliner di Wonogiri Kota.
KULINER WONOGIRI - Pecel Mbah Nardi, salah satu legenda Kuliner di Wonogiri Kota. (Tribun Solo / Erlangga Bima)

Pecel sudah menjadi makanan sehari-hari masyarakat Wonogiri.

Namun Pecel Spesial Mbah Nardi menawarkan sambal pecel dengan rasa pedas kuat dan aroma kacang yang sangat khas.

Disajikan bersama bayam, toge, timun, dan nasi hangat, kuliner ini menjadi salah satu yang paling digemari oleh wisatawan.

Kenapa wajib dicoba:

  • Sambal pecel khas Wonogiri yang kuat dan pedas
  • Sayuran segar dan porsi mengenyangkan
  • Suasana warung yang hidup dan ramai

Lokasinya berjarak 2,2 kilometer dari Alun-alun Wonogiri, atau bisa ditempuh kurang lebih 5 menit kendaraan pribadi.

Baca juga: 5 Rekomendasi Kuliner Instagramable dan Kalcer di Klaten Jateng, Makan Sambil Lihat View Menarik

5. Warung Sate Kambing Pak Gino

Seporsi Sate Kambing Pak Gino Wonogiri, 2024.
KULINER WONOGIRI - Seporsi Sate Kambing Pak Gino Wonogiri, 2024. (Gmaps Sate Kambing Pak Gino Wonogiri)

Berlokasi di Jalan Solo, Wonogiri, Warung Sate Kambing Pak Gino telah lama menjadi rujukan utama bagi penggemar sate kambing.

Dagingnya empuk, bumbu kecapnya meresap, dan aromanya begitu menggoda.

Selain sate, tersedia pula tongseng dan gulai yang penuh rempah.

Kenapa wajib dicoba:

  • Daging kambing empuk tanpa bau prengus
  • Tongseng dan gulai dengan rempah kuat
  • Sempurna untuk makan bersama keluarga di akhir pekan

Lokasinya berjarak 6,3 kilometer dari Alun-alun Wonogiri, atau bisa ditempuh kurang lebih 12 menit kendaraan pribadi.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved