Bocah Tenggelam di Karanganyar
Pencarian Bocah Hilang di DAM Colo Karanganyar, Relawan Sisir 4 Saringan Air
Pencarian bocah hilang di Karanganyar dilanjutkan, hari ini pencarian dilakukan di siphon atau saringan air.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Ryantono Puji Santoso
Ringkasan Berita:
- Pencarian bocah ABK 8 tahun, Faiz Khairul Nizam, di Sungai DAM Colo, Karanganyar, pada Senin (30/3/2026) berakhir nihil dan dilanjutkan Selasa (31/3/2026).
- Pencarian hari ini difokuskan di siphon atau saringan air di beberapa titik, termasuk Ngaru-aru, Kaliondo, Malangsari, dan Gedangan.
- Tim SAR dan relawan juga melakukan body rafting sejauh 250 meter untuk menyisir aliran sungai.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Pencarian bocah berkebutuhan khusus asal Dusun Tasgunting, Desa Nangsri, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar dilanjutkan Selasa (31/3/2026).
Bocah tersebut diduga tenggelam di Sungai DAM Colo, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar.
Rencana pencarian korban dilakukan di siphon atau saringan air.
Koordinator Lapangan operasi SAR, Tri Puji Sugiarto, mengatakan pada pencarian Selasa (31/3/2026), ada dua rencana pencarian yang dilakukan.
"Pada hari ini dilakukan penyisiran di sejumlah saringan air di beberapa titik," kata Tri Puji, Selasa (31/3/2026).
Tri Puji mengatakan, penyisiran yang dilakukan Selasa (31/3/2026) mencakup empat titik saringan air, yaitu di Ngaru-aru Macanan, Kaliondo Malanggaten, Malangsari Malanggaten, dan Gedangan Kaliwuluh.
Sedangkan untuk pencarian di saringan air Malangsari Malanggaten sampai Gedangan Kaliwuluh sejauh 250 meter menggunakan body rafting atau teknik boyo.
"Rencana akan dimulai pukul 07.00 WIB, namun saat ini kami masih menunggu rekan-rekan relawan berkumpul," kata dia.
Ritual Buk-buk Teng
Pencarian bocah berkebutuhan khusus di Karanganyar dilakukan dengan berbagai cara.
Selain tim SAR, warga Dukuh Tasgunting, Desa Nangsri, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah juga ikut melakukan pencarian Faiz Khairul Nizam (8) yang diduga tenggelam di Sungai DAM Colo, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar.
Warga berupaya dengan ritual “buk-buk teng” itu dilakukan Senin (30/3/2026) malam.
Berdasarkan pantauan TribunSolo.com, ritual itu dimulai pukul 18.20 WIB.
Ritual itu dilakukan di tengah kampung RT 02, RW 11, Dukuh Tasgunting, Nangsri, Kebakkramat, dan diikuti oleh 80 warga yang terdiri dari anak-anak, ibu-ibu, bapak-bapak, serta pemuda Karang Taruna.
Mereka berjalan mengelilingi kampung searah jarum jam sambil membawa berbagai peralatan rumah tangga seperti gelas, piring, dan wajan yang dipukul secara ritmis hingga menimbulkan bunyi “buk-buk teng”.
| Pencarian Bocah Hilang di DAM Colo Karanganyar Diperluas, Diikuti Ratusan Orang |
|
|---|
| Warga Gelar Ritual “Buk-buk Teng” Cari Bocah Hilang di DAM Colo Karanganyar |
|
|---|
| Pencarian Bocah Hilang di DAM Colo Karanganyar Berakhir Nihil, Arus Deras dan Hujan Jadi Kendala |
|
|---|
| Niat Kerja Batal! Ayah Bocah yang Hilang di DAM Colo Karanganyar Langsung Pulang dari Jakarta |
|
|---|
| Warga Karanganyar Ini Ketakutan Lihat Sosok Dikira Hantu Lewat Depan Rumah, Esoknya Ada Berita Sedih |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Ritual-tek-tek-Karanganyar.jpg)