Campak di Solo Raya

Catatan Dinkes Karanganyar : 55 Orang Suspek Campak Sejak Januari 2026, 8 Terkonfirmasi Positif

Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar mencatat sebanyak 55 orang jadi suspek penyakit campak sejak Januari 2026 hingga sekarang.

Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Putradi Pamungkas
TribunSolo.com/ Mardon Widiyanto
CAMPAK DI KARANGANYAR - Ilustrasi kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar. Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar mencatat sebanyak 55 orang jadi suspek penyakit campak sejak Januari 2026 hingga sekarang. 

Ringkasan Berita:
  • Kabupaten Karanganyar catat 55 suspek Campak, 8 orang positif, 6 dirawat inap.
  • Gejala utama termasuk demam, pasien positif kini sudah membaik.
  • Dinkes imbau imunisasi lengkap untuk cegah penyebaran dan kurangi keparahan gejala.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar mencatat sebanyak 55 orang jadi suspek penyakit campak sejak Januari 2026 hingga sekarang.

Dari 55 orang yang dicurigai terinfeksi, delapan orang dinyatakan positif.

“Catatan kami dari Januari hingga sekarang, ada 55 suspek yang kami curigai terkena penyakit campak dan mereka yang suspek dari muda hingga tua,” kata Plt Kepala Dinas (Dinkes) Karanganyar, Dwi Rusharyati, Senin (6/3/2026).

CAMPAK PADA ANAK - Ilustrasi campak pada anak. Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar mencatat sebanyak 55 orang jadi suspek penyakit campak sejak Januari 2026 hingga sekarang.
CAMPAK PADA ANAK - Ilustrasi campak pada anak. Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar mencatat sebanyak 55 orang jadi suspek penyakit campak sejak Januari 2026 hingga sekarang. (Dok. Istimewa)

Gejala dan Penanganan Suspek Campak

Menurut Dwi, 55 suspek menunjukkan gejala Campak, seperti demam.

Selanjutnya, sampel diambil untuk pemeriksaan laboratorium lebih lanjut.

“Hasil ada 8 orang yang dinyatakan positif Campak,” ujar Dwi.

Dari delapan pasien positif, enam di antaranya menjalani rawat inap untuk mendapatkan penanganan lebih intensif.

Saat ini, seluruh pasien yang terkonfirmasi positif Campak sudah menunjukkan kondisi membaik.

“Enam dari delapan kasus positif tersebut memerlukan rawat inap untuk penanganan lebih lanjut, dan saat ini sudah sembuh,” tambahnya.

Upaya Dinkes Karanganyar dalam Pencegahan

Dwi menjelaskan, untuk mencegah penyebaran Campak, petugas surveilans di puskesmas dan rumah sakit terus memantau kasus secara berkelanjutan.

Selain itu, Dinkes Karanganyar juga telah mengeluarkan surat edaran ke seluruh fasilitas kesehatan untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap penyakit ini.

“Penyakit ini termasuk dalam kategori yang dapat dicegah dengan imunisasi dan penyakit yang sudah lama ada, sehingga imunisasi lengkap memberikan kekebalan dan mengurangi keparahan gejala jika terinfeksi,” jelas Dwi.

Imbauan untuk Masyarakat

Dinkes Karanganyar menekankan pentingnya imunisasi lengkap sebagai langkah pencegahan.

Orang tua diimbau memastikan anak-anak mendapatkan vaksinasi sesuai jadwal, agar risiko penyebaran Campak dapat ditekan.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved